Diragukan Kepala BPBD Siantar Serahkan Dana Bantuan Kemanusiaan Palu

Ilustrasi penggalangan dana.

Siantar, Lintangnews.com |  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar, Daniel H Siregar diduga menilep dana bantuan kemanusian ke Palu, Sulawesi Tengah pada tahun 2018 silam.

Pasalnya sampai saat ini ada pegawai BPBD Kota Siantar yang meragukannya. Apakah bantuan kemanusiaan bernilai ratusan juta itu sudah disampaikan atau ditilep Daniel Siregar.

Menurut pegawai di BPBD yang tak ingin disebut namanya, jika Daniel tidak menyerahkan bantuan kemanusiaan melalui BPBD Provinsi Sumatera Utara. Ini karena kecewa mengingat bantuan kemanusian tahun tahun sebelumnya, BPBD Sumut tidak memberikan bukti penyerahan bantuan kepada Pemko Siantar. Lalu Daniel berinisiatif menyerahkannya langsung.

BACA JUGA   Kepala Retak Tertimpa Pagar, Anak 2,5 Tahun Ini Berharap Uluran Tangan

“Awalnya ada yang dihunjuk mengantarkan langsung bantuan kemanusiaan tersebut. Akan tapi sampai saat ini tidak ditugaskan. Nominal bantuan itu dipungut dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” beber sumber.

Selain dari OPD, lanjut sumber, bantuan kemanusiaan atas terjadinya bencana gempa bumi dan Tsunami di Sulawesi Tengah pada tanggal 26 September 2018 itu, ada juga dari mahasiswa Universitas Simalungun (USI).

“Kalau dari OPD totalnya Rp 108.146.000. Lain lagi dari mahasiswa USI. Di serahkan ke Pemko Siantar melalui Humas Pemko. Dan diduga bantuan kemanusiaan itu belum diserahkan,” duganya.

BACA JUGA   Antusias Anak Sekolah Minggu HKBP Johansen Tampubolon Siantar Laksanakan Jalan Salib

Terkait informasi diperoleh ini, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Siantar, Jamson Sitorus mengatakan, berdasarkan informasi diperolehnya, jika bantuan kemanusiaan itu sudah diantarkan.

“Kalau saya dengar, sudah diantar. Pak Kaban dan Pak Sekda yang mengantar. Tapi itupun konfirmasikan lah langsung ke atasan. Sekitar Rp 80 an juta. Kalau di bawah Rp 80 gak lah,” ujarnya, Selasa (12/2/2019). (zai)