Menkumham Resmikan Cetiya Dharma Agung Tebingtinggi

Kedatangan Menkumham, Yasonna Hamonangan Laoly dan rombongan disambut tarian barongsai.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Menteri Hukum dan HAM (Mekkumham), Yasonna Hamonangan Laoly meresmikan rumah ibadah Budha, Cetiya Dharma Agung di kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tebingtinggi, Jalan Pusara Pejuang, Kelurahan Rambung, Senin (15/4/2019).

Peresmian diawali penyambutan tarian dan Barongsai dari Sejatera, serta doa dipanjatkan dari salah seorang staf di Lapas, dilanjutkan dengan lagu pujian.

Mawardi dari pengurus Budha Suci selaku Panitia mengatakan, berdirinya rumah ibadah Budha ini berawal dari kunjungan mereka 4 bulan lalu saat menyerahkan bantuan matras bagi warga binaan.

Menurutnya, saat ini Kalapas Tebingtinggi, Theo Adrianus Purba menyambut baik kehadiran mereka dan mengajak keliling Lapas, serta menunjukkan salah satu sel untuk ruangan ibadah Budha bagi warga binaan.

BACA JUGA   Ditabrak Revo, Warga Tempel Jaya Opname di RS Karya Husada Perdagangan

“Atas kemurahan Tuhan, Kalapas menunjukkan lokasi tanah sempit bisa dimanfaatkan sebagai ruangan bangunan ibadah. Gayung bersambut, pengurus Budha Suci mengumpulkan tokoh-tokoh agama Budha dan disetujui pembangunan Cetiya Dharma Agung,” paparnya.

Sekitar 3 bulan lalu dilakukan peletakan batu pertama dan hari ini diresmikan kegunaannya. Mawardi juga berharap, warga binaan memanfaatkan lokasi ruangan ini untuk menambah ilmu agar kelak nantinya bisa berguna di masyarakat.

Menkumham, Yasonna Hamonangan Laoly bersama Forkopimda Tebingtinggi foto bersama usai peresmian meresmikan rumah ibadah Budha, Cetiya Dharma Agung.

Sementara itu, Yasonna Laoly menyambut baik atas kepedulian umat Budha yang dimotori pengurus Budha Suci dalam pembangunan Cetiya Dharma Agung. Dikatakan, ini membuktikan bahwa warga binaan masih diperhatikan semua pihak.

Yasonna juga mengakui, dengan keterbatasan anggaran di Kementrian yang dipimpinnya. umat Budha ambil bagian dalam pembinaan umat di lingkungan Lapas.

BACA JUGA   Pimpin Apel Pagi, Ini Arahan Wakapolres pada Personil Polres Simalungun

“Hal ini juga dilakukan Pemko Tebingtinggi. Bila perlu ‘kue’ APBD bisa disisihkan untuk kepentingan warga binaan seperti daerah lain yang sudah duluan melakukannya.,” ucap Yasonna.

Kamlan mewakili Wali Kota menyampaikan, bahwa Pemko Tebingtinggi mengapresiasi kepedulian umat Budha untuk membangun Cetiya Dharma Agung.

“Pemko Tebingtinggi juga sudah pernah membantu Lapas dengan memberikan mobil ambulance,” sebut Kamlan.

Hadir dalam peresmian itu, Delpin Barus, Jon Ping, Lestarius Hia, pengurus Budha Suci, sejumlah Kalapas, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri (PN), Kajari Novel, Pabung 0204/Deliserdang, Mayor Sinaga, Komandan CPM dan sejumlah biksu. (purba)