Nasrul Langsung Galau Ketika Dituntut 9 Tahun Penjara

Terdakwa Nasrul saat menjalani persidangan di PN Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Usai menghadirkan seluruh saksi di persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rumanti menuntut terdakwa M Nasrul selama 9 tahun penjara, Senin (15/4/2019) di ruang sidang utama dipimpin ketua majelis hakim, Albon Damanik.

Dalam tuntutan disebutkan terdakwa ditangkap pihak Kepolisian pada Minggu (4/11/2018) sekira pukul 14.40 WIB di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi terkait kasus narkoba.

Sebelum penangkapan, saksi Paraduan Girsang dan Sudarman (keduanya personil Polres Tebingtinggi) mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya, jika di seputaran Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Mekar Sentosa ada orang yang sedang membawa atau menguasai narkotika jenis sabu.

BACA JUGA   Ini Alasan ILAJ Minta Buka C1 Plano di Tingkat Kecamatan

Mendapat informasi itu, kedua saksi mendatangi tempat dimaksud untuk mengecek kebenarannya. Sesampainya di tempat tersebut, saksi melihat terdakwa sedang berdiri di pinggir jalan dan ciri-cirinya sama persis dengan yang diinformasikan.

Saat itu terlihat gerak-gerik terdakwa yang mencurigkan, sehingga saksi mendekatinya untuk melakukan penggeledahan. Melihat kedatangan para saksi, terdakwa langsung melarikan diri, namun terjatuh.

Kemudian melihat terdakwa membuang sesuatu dari genggaman tangan kirinya, sehingga para saksi langsung menangkapnya. Selanjutnya mengambil barang yang dibuangnya di atas rumput di dekat parit.

Dan setelah diperiksa, ternyata yang dibuang terdakwa adalah 3 paket bungkus plastik klip transparan berisi serbuk kristal diduga sabu dan 1 unit handphone (HP) merk Samsung warna biru.

BACA JUGA   Mancing di Kolam Mekar Bahalat, OTK Ditemukan Meninggal Dunia

Tersangka mengakui, sabu itu miliknya yang baru saja dibelinya dari orang bernama panggilan Abang (belum tertangkap) di Kampung Semut, Tebingtinggi tepatnya di dekat masjid sebanyak 3 paket seharga Rp 500.000.

Selanjutnya terdakwa dibawa untuk mencari Abang di Kampung Semu,t namun tidak berhasil ditemukan. Terdakwa dan barang bukti pun dibawa ke Polres Tebingtinggi untuk diproses lebih lanjut.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (purba)