Pelajar Pelaku Teror Tas Hitam Itu Dikenal Anak ‘Pembangkang’

Pelaku IHN (17) saat diamankan petugas Polres Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | IHN (17) seorang pelajar warga Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur, pelaku peletak tas hitam bertuliskan ‘Laillahaillah, Ada Bom, Mampos Kelen’di depan Alfamart Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Suka Raja, Kecamatan Siantar Marihat dikenal sebagai anak ‘pembangkang.

Pelaku IHN merupakan anak tunggal laki-laki dari 4 bersaudara itu diketahui kerap melawan ketika ibu kandungnya menasehatinya.

“Dinasehati pun nggak bisa. Disuruh sholat pun tak mau, selalu bilang 5 menit lagi,” kata NE ibu kandung pelaku saat ditemui di depan ruang Unit Perlindungan perempuan dan Anak (UPPA) Polres Siantar, Senin (15/4/2019).

BACA JUGA   Sabtu Berkat, Polsek Beringin Berikan Sembako 

NE menuturkan, sebelum diamankan pihak Polres Siantar, usai kejadian IHN sempat kembali ke rumah meminjam sepeda motor ayah nya untuk ke rumah paman nya (adik ayahnya).

“Ayah pinjam kereta (sepeda motor) mau ke rumah paman minta uang,” kata NE menirukan ucapan anaknya sembari menitikkan air mata.

Karena tidak menaruh rasa curiga apa yang dilakukan IHN, sang ayah pun meminjamkan sepeda motornya.

“Waktu dikasih pinjam kereta (sepeda motor) ayahnya itu lah, Sabtu (13/4/19) hingga Minggu (14/4/2019) malam IHN tak kunjung pulang. Padahal ayahnya sakit. Rencananya mau berobat pakai kereta itu,” ungkap NE sembari menghapus air mata di pipinya.

BACA JUGA   Banyak Korban Jatuh, Warga Pematang Biara Minta Jembatan Diaspal

Hingga keesokan harinya, Minggu (14/4/19) malam, NE mengetahui apa yang sudah dilakukan IHN dari teman sekolah nya.

“Saya tau dari kawan sekolahnya lah. Sewaktu saya tanya ada lihat IHN, saat itu juga diceritakan apa yang terjadi,” pungkas NE. (tim)