RUU Permusikan, Andre Andika : Seni Itu Bebas dan Bertanggungjawab

Musisi sekaligus politisi muda, Andre Andika Sinaga.

Siantar, Lintangnews.com | Musisi sekaligus politisi muda, Andre Andika Sinaga mengkritik Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan yang tengah dibahas Komisi X DPR RI.

Menurutnya, RUU itu dapat menciderai kebebasan berkarya khususnya pada Pasal 5. Pasal 5 dijelaskan larangan untuk para musisi membawa budaya barat yang negatif, merendahkan harkat dan martabat, menistakan agama, membuat konten fornografi dan musik yang profokatif.

“Menurut saya seni dan musik tidak bisa dibatasi. Ini karena merupakan ruang bebas bagi pelaku seni dan mereka juga yang bertanggung jawab atas hasil karya seninya,” sebut Andre, Sabtu (2/2/2019).

BACA JUGA   Kepala Retak Tertimpa Pagar, Anak 2,5 Tahun Ini Berharap Uluran Tangan

Andre mengaku, merasa bingung dengan pengertian provokatif yang nantinya dapat menjerat musisi musisi dalam permasalahan hukum.

“Mengenai kata provokatif ukurannya seperti apa? Apakah lagu seperti Bongkar karya musisi Iwan Flas?  Jangan membuat aturan multitafsir yang nantinya dapat membatasi dan menjerat para musisi,” sebut Andi.

Sambungnya, masih banyak kegiatan seni yang lebih penting untuk dibahas dari pada RUU yang dirancang. Dukungan terhadap musisi Indonesia salah satunya atau tentang melestarikan kesenian daerah.

“Sebaiknya RUU lebih membahas terkait pendukungan terhadap seniman, kemudahan mendapat sponsor dan pengurusan hak cipta bagi hasil karya seniman. Tunjangan sosial bagi musisi yang juga penting diberikan. Itu artinya, kita mengapresiasi karya seniman,” tutup Caleg DPRD Simalungun dari Partai Demokrat itu. (rel)

BACA JUGA   Kapolres Simalungun Tinjau Pengamanan dan Pelaksanaan Pemilu 2019 di TPS