Selain Nikmat, Bandrek Andaliman Berikan Nuansa Unik di Lidah

Rombongan petani andaliman dari Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Tobasa saat menikmati bandrek andaliman.

Tobasa, Lintangnews.com | Petani andaliman di Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) yang dipimpin Marandus Sirait, pengelola Taman Eden 100 mengajak untuk menikmati bandrek andaliman di Warung Idaman, Desa Hutapaung, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) milik Jerry Lumbangaol, saat melakukan studi banding, Rabu (7/11/2018).

Marandus sebagai Ketua Kelompok Petani (Poktan) Lumbanjulu menyambangi warung bandrek itu untuk menerapkan bandrek andaliman di Kabupaten Tobasa nantinya.

Jerry Lumbangaol menuturkan, bandrek Andaliman mempunyai rasa yang unik dan lebih menghangatkan badan berbeda dari bandrek biasanya. “Yang lebih unik ada getir di lidah pengaruh campuran andaliman,” sebutnya kepada rombongan petani.

BACA JUGA   Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Siantar Adakan Bimtek Pemberkasan Kearsipan

Di sela-sela menikmati minum bandrek, Jerry memberi pemaparan cara mengolah bandrek andaliman. Ini termasuk berapa banyak campuran andaliman untuk 1 liter air agar sesuai dengan lidah masyarakat yang bukan Batak. Karena jika Batak umumnya harus menggunakan andaliman dalam jumlah lebih besar.

Marandus berjanji, akan menerapkan bandrek Andaliman di Tobasa khususnya Kecamatan Lumbanjulu.

“Saya yakin minuman ini akan diminati setiap orang yang datang ke Tobasa dengan rasanya begitu menggigit, yang tidak dimiliki daerah lain selain Tapanuli Raya. Kenyakinan saya, bandrek andaliman akan dicari masyarakat luar sebab rasa yang unik,” pungkasnya. (asri)

BACA JUGA   OTT Pemasangan Meteran Air, Mantan Dirut PDAM Tirta Lihou Belum Dipanggil

Related Post