Spanduknya Raib di Beberapa Titik, Ini Tanggapan Teddy Robinson Siahaan 

Teddy Robinson Siahaan, Calon Anggota DPR RI dari Partai NasDem Dapil III.

Siantar, Lintangnews.com | Ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru yang disampaikan kalangan masyarakat lewat berbagai media, khusus baliho dan spanduk menuai rasa kecewa.

Pasalnya, spanduk dan baliho yang dipasang di beberapa lokasi justru dirusak dan dicopot oleh orang tertentu.

Hal ini seperti disampaikan Teddy Robinson Siahaan (TRS), Calon Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) III dari Partai NasDem, Rabu (26/12/2018). Ia mengaku, spanduk miliknya yang dipasang di 6 titik diketahui raib.

Pria yang pernah bertarung merebut kursi Wali Kota Siantar tersebut menyayangkan tindakan orang yang tidak bertanggungjawab itu karena hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi warg Siantar.

Dirinya berharap, agar apa yang dialaminya tidak terulang lagi di kemudian hari, dan untuk mengatasi itu tentu tidak lepas dari peran serta masyarakat maupun pemerintah.

BACA JUGA   Wabup Asahan Sidak dan Tinjau Pembangunan Lift RSUD HAMS Kisaran

“Saya pribadi memang tidak habis pikir kenapa ada orang yang jahil dengan spanduk atau baliho ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru. Itu yang kita sesalkan karena ini kan moment tahunan. Kebetulan saya dulu pernah mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Siantar, ya wajar saja menyapa masyarakat Siantar khususnya puluhan ribu orang yang dulu memberikan dukungan kepada saya,” terang pria yang akrab disapa TRS ini.

Moment Natal dan Tahun Baru dalam hal menyampaikan ucapan selamat, kata TRS, hanya terjadi tidak lebih dari satu bulan di setiap tahunnya. Seiring dengan waktu, baliho maupun spanduk serta sejenisnya yang dipasang dikhalayak ramai akan diturunkan juga.

BACA JUGA   Truk Mitsubishi Masuk Jurang di Jalan Siantar-Parapat

“Kita ingin pengalaman ini bisa diperhatikan. Sekecil apa pun itu pemerintah harus tanggap. Karena persoalan kecil bisa menuai ketidaknyamanan orang di Siantar. Akibatnya timbul stagnansi pembangunan,” katanya.

Diharapkan TRS, pengalaman dihadapinya bisa saja masalah dari sekian banyak persoalan yang ada. Tentu hal demikian tidak bisa dibiarkan, karena hanya memperkeruh atau menimbulkan gesekan antar orang tertentu.

“Artinya, jika kelak orang yang memiliki spanduk atau baliho itu mengetahui siapa yang merusak maupun mencopot apa yang dipasangnya tidak menutup kemungkinan besar terjadi hal yang merusak kedamaian,” tandasnya. (elisbet)

Related Post