1 November Wali Kota ke Jepang, ILAJ: Sepertinya Akan Ada OTT di Siantar

Wali Kota, Hefriansyah dan Ketua ILAJ, Fawer Full Fander Sihite.

Siantar, Lintangnews.com | Dikabarkan pada tanggal 1 November 2019 ini, Wali Kota Siantar, Hefriansyah beserta keluarga akan berangkat ke Jepang, namun terkait agendanya masih misteri.

Ini mendapatkan tanggapan dari Institute Law And Justice (ILAJ) sebagai lembaga yang konsisten mengawal proses kebijakan Hefriansyah selaku Wali Kota sejak dilantik pada tahun 2017 lalu.

“Dalam rangka apa Wali Kota berangkat ke Jepang? Apakah ada agenda kedinasan sampai ke Jepang? Atau hanya untuk liburan saja? Yang lebih menarik lagi atau akan ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Siantar, makanya beliau meninggalkan kota ini dan berangkat ke Jepang,” terang Ketua ILAJ, Fawer Full Fander Sihite, Rabu (30/10/2019).

Informasih yang beredar, jika kepergian Wali Kota bersama keluarga besarnya, jelas bukan agenda kedinasan, melainkan keluarga. Ini dinilai sebuah kebiasaan yang akhir-akhir ini sering terjadi, jika salah satu pejabat di Pemko Siantar pergi, maka sepertinya akan ada keputusan-keputusan atau OTT yang terjadi.

ILAJ mencontohkan, seperti OTT di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) saat kejadian Kepala BPKD sedang di luar kota. Kemudian, pergantian Sekretaris Daerah (Sekda), pada saat itu Budi Utari Siregar juga sedang dinas di luar kota, dan ada beberapa peristiwa lainnya.

“Jangan-jangan kepergian Wali Kota ke Jepang akan terjadi peristiwa besar lagi di Siantar. Ya kalau asumsi kita bisa jadi ada OTT atau pergantian jabatan dan lain-lain,” tukas mahasiswa studi Doctor tersebut.

Fawer Full menilai, idealnya seorang Wali Kota jangan terlampau sering tidak di tempat, apalagi kepergian tersebut yang tidak berdampak langsung kepada pertumbuhan Siantar.

“Selama kepemimpinan Hefriansyah banyak sekali persoalan-persoalan yang terjadi di Siantar. Ini berujung pada keterpurukan roda pemerintahan di Siantar,” tutupnya. (rel)