17 Titik Longsor Dikhawatirkan akan Putuskan Akses Jalan ke Parmonangan

Salah satu lokasi longsor di Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Taput.

Taput, Lintangnews.com | Sebanyak 17 titik longsor menuju Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang terletak di Desa Manalu Dolok dan Desa Manalu dikhawatirkan akan membuat akses jalan putus total, apabila tidak ada dilakukan perbaikan dari dinas terkait.

Diketahui bencana longsor ini bukan kejadian baru pertama kali, melainkan sudah ada lebih 2 tahun. Namun sampai saat ini tidak ada perhatian sama sekali dari Pemkab Taput.

Hal ini ditegaskan salah seorang warga Parmonangan, M Manalu, Rabu (14/10/2020). Dirinya menyesalkan Pemkab Taput khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, karena hingga saat ini tidak ada dilakukan perbaikan.

“Justru hasilnya malah bertambah titik-titik longsor. Kalau karena pandemi Covid-19 atau Virus Corona, itu alasan yang tidak tepat. Sebelum ada pandemi, longsor itu terjadi,” tuturnya.

Salah satu titik longsor yang dikhawatirkan memutuskan akses jalan di Kecamatan Parmonangan.

Pihaknya bermohon pada Pemkab Taput agar diperhatikan dan segera diperbaiki longsor yang terjadi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Taput, Dalan Simanjuntak mengatakan, pihaknya hanya bisa membersihkan material longsor dan saat ini alat berat sudah berada di lokasi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Taput, Bonggas Pasaribu berdalih, ini sudah dikoordinasikan dengan Camat Parmonangan dan 2 orang Kepala Desa (Kades) yang terkena imbas bencana longsor agar meminta ijin pelepasan lahan warga.

“Jika kita tembok dan membuat bronjong, itu akan menghabiskan dana yang sangat besar. Alternatif lain satu-satunya untuk menghemat biaya dengan cara pelebaran jalan ke sisi kiri. Kendalanya ijin dari warga pemilik tanah. Kalau itu sudah siap dari Kades dan Camat, akan segera kita lakukan perbaikan,” ujar Bonggas. (Gihon)