19 Tim Sepakbola Ikuti Wali Kota Siantar Cup III

Wali Kota Hefriansyah saat melakukan penendangan bola pertama.

Siantar, Lintangnews.com | Sebanyak 19 tim sepakbola dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) /sederajat berlaga di Wali Kota Siantar Cup III Tahun 2019.

Ajang yang memperebutkan trophy bergilir Wali Kota Siantar itu digelar di Lapangan SMP Budi Mulia, Jalan Melanthon Siregar. Acara pembukaan diadakan Selasa (26/3/2019) sore.

Wali Kota, Hefriansyah mengatakan, memasyarakatkan olahraga melalui pendidikan atau sekolah dalam usia emas adalah kesempatan terbaik untuk berlatih dan dibina dalam menuju masa gemilang, khususnya sepakbola.

Menurut Wali Kota, kalah dan menang, merupakan sebutan yang umum dalam pertandingan.

“Jika anda menang, berarti keberuntungan di tanganmu. Namun ingat, untuk mempertahankan kemenangan lebih berat dibandingkan dengan merebut kemenangan. Tim yang kalah jangan berkecil hati, karena kesempatan untuk menang ada di tangan anda. Tetaplah optimis, belajar dari pengalaman, berlatih secara teratur, dan bekerja keras sebagai modal untuk meraih kemenangan,” ucap Hefriansyah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Olah Raga (Kadispora), Kusdianto dalam laporannya yang dibacakan Kabid Kepemudaan dan Olahraga, P Sumbayak menjelaskan. Wali Kota Cup III Tahun 2019 untuk menyeleksi sekaligus mencari bibit sepakbola di tingkat SLTA.

“Juga untuk menjalin hubungan yang harmonis di antara sesama pelajar, baik saat bertanding maupun di luar jam sekolah. Selain itu, menjauhkan diri dari kenakalan remaja, seperti mengonsumsi narkoba dan tawuran,” sebut Sumbayak.

Wali Kota Cup III dilaksanakan selama sebulan, mulai 26 Maret hingga sampai 26 April 2019. Digelar setiap hari kecuali hari Minggu, mulai pukul 15.00 WIB.

Hadir dalam acara pembukaan Wali Kota Cup III antara lain Ketua DPRD Marulitua Hutapea, Danrindam I/BB diwakili Kapten Inf Suliono, Kajari diwakili Togap Silalahi, Sekretaris Daerah Budi Utari Siregar, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan BUMN, BUMD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para peserta. (rel)