3 Hari Dicari, Korban Minibus yang Terjun ke Sungai Batang Natal Akhirnya Ditemukan

sumber foto; medaninside.com.

Madina, Lintangnews.com | Setelah melalui pencarian selama 3 hari, korban minibus yang terjun ke Sungai Batang Natal di Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara, akhirnya dapat ditemukan.

Saat ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi terjun minibus, pada Kamis (27/6/2019) malam, korban laki-laki yang diketahui bernama Tukirin (53) warga Kelurahan Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara, sudah tidak bernyawa.

Temuan jenazah korban minibus yang terjun ke Sungai Batang Natal, pada Selasa (25/6/2019) lalu, dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, M Yasir.

“Alhamdulillah semalam pukul 19.00 WIB, sudah kita temukan mayat yang satu lagi. Identitas korban laki-laki atas nama Tukirin (53) warga Kelurahan Melati, Gang Sawo, Kecamatan Perbaungan,” kata Yasir via telepon seluler, Jumat (28/6/2019), demikian dilansir tribunmedan.

“Mayat ditemukan dalam posisi mengambang dipinggiran sungai. Setelah ditemukan, mayat dimandikan dan dikafani. Jenazah semalam langsung di bantarkan ke pihak keluarga,” jelas Yasir.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan umum km 76-77 jurusan Panyabungan menuju Sumatera Barat, tepatnya di Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 05.30 WIB kemarin.

Akibat peristiwa itu, satu unit mobil travel merek Suzuki APV warna abu-abu, Nopol BA 1606 VN, terjun ke Sungai Batang Natal di jalan lintas Sumatera. Mobil mini bus itu bermuatan 9 orang termasuk sopir. Sebanyak 6 korban sudah ditemukan, 5 di antaranya hidup dan 1 meninggal dunia. Kemudian, 2 korban masih dalam pencarian.

Pascakejadian, sopir yang mengendarai mobil mini bus, melarikan diri dan tidak berani mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hingga kini pihak kepolisian masih terus mengejar sopir, yang akibat kelalaiannya mengakibatkan 3 korban meninggal. (*)