Penghapusan Tenaga Honorer, Ini Penjelasan BKD Asahan

Kantor BKD Asahan.

Asahan, Lintangnews.com | Tentang penghapusan tenaga honorer yang sudah disepakati Pemerintah Pusat dan DPR RI Komisi II, ternyata Pemkab Asahan sampai saat ini belum ada menerima ketentuan dan surat edaran itu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Asahan, Najaruddin melalui Sekretaris, Sutiono yang juga selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) mengatakan, ada 68 orang tenaga kerja honorer yang memiliki Surat Keputusan (SK).

“Terkait penghapusan tenaga honorer, kami belum ada menerima ketentuan dan surat edaran itu. Namun apabila benar ada, akan kita lakukan ketentuan itu,” ungkap Sutiono kepada lintangnews.com, Rabu (22/1/2020).

Jika penghapusan tenaga honorer itu terjadi dan surat edaran sudah sampai ke tangan Pemkab Asahan, maka pihak BKD akan menindaklanjutinya.

“Saya belum bisa banyak memberikan keterangan soal bakal penghapusan tenaga honorer tersebut, karena belum menerima ketentuan itu,” ujarnya.

Sutiono mengatakan, Pemkab Asahan tidak pernah lagi menambah tenaga honorer untuk dipekerjakan di instansi pemerintahan.

“Pemkab Asahan sudah tidak bisa lagi menambah tenaga honorer untuk dipekerjakan. Kalau pun ada tenaga kerja sukarela yang menjadi kebijakan dinas,” ujarnya. (Heru)