Apa Kabar Pekerjaan Sirtunisasi di Samosir?

Pekerjaan sirtunisasi yang dilaksanakan Dinas PUTR Pemkab Samosir beberapa waktu lalu.

Samosir, Lintangnews.com | Banyaknya kondisi jalan lintas Kecamatan maupun antar Desa di Kabupaten Samosir membuat masyarakat meradang.

Ini akibat aktivitas yang dilakukan banyak terkendala atau lama selesai dikerjakan, karena banyak kondisi jalan berlobang-lobang disana sini.

Untuk menyikapi hal ini, Pemkab Samosir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) melakukan langkah terobosan untuk menghemat pengeluaran dana APBD dengan cara melakukan pekerjaan sirtunisasi di masing-masing Desa.

Menyakapi sirtunisasi yang sedang dikerjakan Pemkab Samosir, tentu saja warga Desa yang tinggal di lokasi merasa senang dan boleh bernafas lega,dengan adanya perbaikan jalan yang bisa dilalui sehari-hari sementara waktu menunggu dihotmix.

Terobosan yang dilakukan Pemkab Samosir ini tentu saja harus menyiapkan sumber material yang baik dan berkualitas jika diantar ke lokasi jalan yang dibenahi. Begitu juga transportasi berupa truk dan alat berat yang sehat dan ready untuk melakukan pengangkutan ke muatan bak truk.

Seiring waktu berjalan, ternyata pekerjaan sirtunisasi itu mendapat penolakan dari Aliansi Masyarakat Peduli Kabupaten Samosir yang melakukan demonstrasi, Sabtu (23/7/2022) ke kantor DPRD Samosir di komplek perkantoran Parbaba Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan

Adapun alasan penolakan, karena sirtunisasi itu pekerjaan sia-sia, tidak akan bertahan lama dan hanya bertahan sementara yang tentu saja akan membuang anggaran dari APBD, tanpa ada untungnya kepada masyarakat Desa setempat.

Sementara di satu sisi masyarakat juga mendukung langkah terobosan yang dilakukan Pemkab Samosir ini.

“Dari pada sama sekali Pemkab Samosir tidak berbuat atau memperdulikan keluhan kami disini,” ujar salah satu warg yang enggan menyebutkan namanya ketika bincang-bincang di salah satu warung kopi karena mengetahui lawan bicaranya seorang wartawan………(Bersambung). (Manru)