Tebingtinggi,Lintangnews.com | Pasca pemberitaan yang sedang ramai di perbincangkan masyarakat Kota Tebingtinggi terkait aksi pelemparan bom molotov di rumah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Muhammad Fahri, Senin (18/7/2022) lalu menuai kecaman.
“Ini sudah aksi terorisme, ada orang melemparkan bom molotov. Kami berharap, Polres Tebing Tinggi untuk lebih serius mengusut tuntas aksi terorisme itu,” papar Frans Edy Sinaga selaku Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Tebingtinggi, Rabu (27/7/2022).
Menurut Frans, hal itu sangat memprihatinkan, apalagi rumah yang bersangkutan dihuni oleh seluruh keluarga, ada ibu, istri dan anak-anaknya.
“Pelaku kemungkinan masih pemula, belum pandai merakit bom atau sejenisnya, jadi masih coba-coba memakai bom molotov. Namun itu justrus harus mendapat perhatian serius, karena apabila dibiarkan nantikan akan melakukan hal yang lebih besar, bukan Cuma molotov,” tukasnya.
Frans menuturkan, terlepas dari apa motifnya, hal ini tidak bisa dianggap remeh, karena bisa terjadi kepada siapa saja, sehingga membuat keresahan dan ketidaknyamanan di Tebingtinggi.
“Kami harapkan kepada Kapolres Tebingtinggi untuk mengusut sampai tuntas dan menerapkan Undang-Undang (UU) Teroris. Kalau perlu libatkan Densus 88 dan TNI,” pungkasnya. (Purba)



