
Deli Serdang, Lintangnews.com | Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan diwakili Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Putra Jaya Manalu menyambut kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Agung Laksono di PT Damai Walet Sentosa, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (27/8/2022).
Bupati menyampaikan, Kabupaten Deli Serdang merupakan Kawasan Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2011 dan pintu masuk wilayah Indonesia bagian barat.
Dikatakan Ashari, sebagai salah satu sektor unggulan Deli Serdang, bidang industri merupakan salah satu penunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar.
“PT Damai Wallet Sentosa ini merupakan sektor industri yang bergerak di bidang budidaya pengelolaan sarang burung wallet. Kita ketahui bersama, sarang burung walet merupakan salah satu produk makanan, minuman dan kecantikan (kosmetik) yang dipercaya memiliki manfaat sangat baik bagi kesehatan tubuh,” jelasnya.
Budidaya sarang burung walet, sambung Bupati, telah menjadi primadona bisnis yang menjanjikan di Deli Serdang. Memiliki potensi sangat besar, apabila benar-benar dikelola dengan baik, dengan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional, hingga bisa menunjang PAD di Deli Serdang.
Lanjutnya, Pemkab Deli Serdang juga mengapresiasi PT Damai Walet Sentosa, karena telah memberi banyak perhatian dan kontribusi, khususnya bagi kesejahteraan masyarakat Deli Serdang.
“Perhatian dan kotribusinya, antara lain pemberian dana Corporate Social Responcibilty (CSR), bantuan bedah rumah, kegiatan sosial lainnya, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat Deli Serdang,” paparnya.
Sementara itu, Agung Laksono menjelaskan, sarang burung walet merupakan komoditi ekspor berupa pangan, sekaligus sebagai sumber bahan baku bagi berbagai macam keperluan lainnya, termasuk kecantikan.
“Saya kira ini adalah sebuah pesan setelah pandemi Covid-19, yang menyebabkan banyak negara di dunia melakukan upaya bagaimana memprotek warga dan negaranya, utamanya pada sektor makanan,” ucapnya.
Mantan Ketua DPR-RI periode 2004-2009 itu menambahkan,PT Damai Walet Sentosa berorientasi pada ekspor dan memiliki dampak besar pada devisa negara.
“Hal ini, tentu akan dapat lebih menjamin kemampuan negara kita dalam membangun perekonomian dengan basis pada pundamen ekonomi yang baik,” tegas mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini.
Direktur Utama (Dirut) PT Mandiri Walet Sentosa, Nelly Sundarti menerangkan, perusahaannya merupakan binaan Kementerian Pertanian (Kementan) dan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Deli Serdang, perangkat Kecamatan dan Desa, serta segenap masyarakat sekitar.
“Dengan dukungan itu, maka pabrik produksi sarang burung walet berkualitas internasional dari PT Darma Walet Sentosa telah siap memberikan partisipasinya.
Mendorong peningkatan serta dukungan ekspor Indonesia sesuai arahan Presiden di berbagai kesempatan,” tuturnya.
Nelly menyebutkan, pihak perusahaan merekrut 700 hingga 1.000 orang tenaga kerja dari masyarakat Deli Serdang, Kota Medan dan Kabupaten lainnya se-Sumatera Utara.
“Ini membuktikan PT Darma Wallet Sentosa ikut mendukung pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan,” paparnya mengakhiri. (Idris)


