Ahmad Doli : Partai Golkar Diisi Anak Muda, Namun Dicintai Orang Tua

Plt Ketua Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia didampingi Mangatas Silalahi Ketua DPD Partai Golkar Siantar bersama Hendra Pardede sejumlah Caleg dan pengurus Golkar Siantar lainnya.

Siantar, Lintangnews.com | Dalam rangkaian pemenangan Partai Golkar di Sumatera Utara khususnya di Kota Siantar, konsolidasi terus dilakukan mengingat Pemilu 2019 yang semakin dekat.

“Saya datang ke Siantar untuk lakukan konsolidasi yang selama ini terus kita lakukan. Saya selaku Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara melakukan monitoring karena telah 4 bulan konsolidasi. Dan saya juga datang sebagai Calon anggota DPR RI dari Partai Golkar,” sebut Ahmad Doli Kurnia didampingi Ketua DPD Partai Golkar Siantar, Mangatas Silalahi bersama sejumlah pengurus Golkar Siantar lainnya, saat ditemui di Jalan MH Sitorus, Kamis (29/11/2018).

Dijelaskannya, untuk optimalisasi menghadapi Pemilu 2019, partainya akan melakukan konsolidasi terhadap jaringan yang telah dibangun selama ini.

Secara khusus, Ahmad Doli Kurnia menyebutkan, DPD Partai Golkar Siantar selama ini dikenal cukup aktif sampai ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Sehingga kita memonitor, apakah jaringan yang dibangun selama ini terkoneksi atau tidak dengan Caleg-Caleg yang ada, baik itu Caleg DPRD Kota Siantar, Caleg DPRD Provinsi dan Caleg DPR RI. Pastinya kita akan lakukan evaluasi juga nantinya,” jelas Ahmad Doli.

Sambungnya, untuk DPR RI Dapil 3, menargetkan 3 kursi begitu juga dengan kursi DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil 10. “Untuk DPRD Siantar, kita menargetkan Ketua DPRD Siantar dengan 7 kursi,” sebutnya diamini Mangatas Silalahi.

Untuk target itu semua, ujar Ahmad Doli membutuhkan kerja keras salah satunya konsolidasi tanpa henti pada seluruh perangkat Partai Golkar.

“Kita sudah memetakan, secara nasional kita sudah lakukan survei internal di mana sebenarnya basis-basis Golkar yang perlu kita garap maksimal,” terangnya.

Dijelaskan pria yang akrab dipanggil ADK ini, basis pemilih Partai Golkar terbagi 2 yakni massa tradisional dengan massa pemilih pemula.

“Pemilih pemula atau yang disebut sebagai generasi milenial, kita juga sudah punya strategi khusus tentunya ditambah dengan isu populer di kalangan mereka,” ujarnya sembari menyebutkan ada 4 isu besar Partai Golkar.

Mantan Ketua DPP KNPI ini menambahkan, Partai Golkar merupakan partai tertua saat ini yang sampai sekarang masih eksis, karena mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Salah satunya Partai Golkar saat ini diisi oleh kalangan muda.

“Jadi kalau ada yang bilang Partai Golkar partai orang tua, itu harus dikoreksi. Yang benar Partai Golkar tetap dicintai oleh orang tua, namun diisi anak-anak muda. Programnya pun mampu memberikan solusi buat anak-anak muda,” tutupnya. (elisbet)