Ajudan Wali Kota Siantar Dikabarkan Jadi Tersangka di Poldasu

Kompol Roman S Elhaj selaku Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Poldasu memberikan keterangan pasca OTT di kantor BPKD.

Siantar, Lintangnews.com | Ajudan Wali Kota, Rilan dikabarkan menjadi tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemko Siantar.

Hal ini beredar luar di kalangan wartawan dan menjadi pembicaraan hangat pada Rabu (11/9/2019) sore.

Apalagi, Ajudan Wali Kota bernama Rilan semenjak mencuatnya kasus ini, seperti menghilang. Padahal sebelumnya, pria bertubuh tinggi ini selalu mendampingi Wali Kota, Hefriansyah dalam menjalankan tugasnya.

Bahkan salah seorang anggota DPRD Siantar, Mangatas Silalahi beberapa waktu lalu turut mempertanyakan Ajudan Wali Kota tak pernah terlihat telah beberapa lama.

“Setelah kejadian kan tak pernah kelihatan, beberapa kali sidang paripurna Rilan Ajudan Walikota ini nggak pernah kelihatan. Ini kan jadi tanda tanya besar ini,” ujarnya.

Menanggapi hal ini Dirditkrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), Kombes Pol Rony Samtama saat dikonfirmasi mengaku, isu tersebut tidak benar. “Hoax bang,” tuturnya, Rabu (11/9/2019).

Disinggung soal potensi ada penambahan tersangka melihat perkembangan penyidikan sampai sejauh ini, Kombes Pol Rony sepertinya memberikan lampu hijau akan hal itu.

“Semua masih di dalami ya bang,” tutupnya. (Elisbet)