AKBP Agus Waluyo Pimpin Anev Ops Mantap Praja Toba 2020

Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo dan massa pemilih pasangan calon, Anton Achmad Saragih dan Rospita Sitorus diduga money politik di Manik Rambung Kecamatan Sidamanik, Selasa (1/12/2020).

Simalungun, Lintangnews.com | Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo pimpin  Analisa dan Evaluasi (Anev) Ops Mantap Praja Toba 2020 pada persiapan pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, di aula Andar Siahaan Polres Simalungun, Senin (30/11/2020) kemarin.

Gelar Anev Ops Mantap Praja Toba 2020 turut diikuti Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Simalungun guna membahas tahapan-tahapan Pemilu, indeks potensi kerawanan Pilkada, memastikan pendistribusian logistik Pilkada 2020 berlangsung aman dan lancar.

Kemudian antisipasi radikalisme, black campaign, money politic, serta isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) di Simalungun, persiapan Pemilu dengan protokol kesehatan (prokes) sesuai dengan ketentuan. Lalu pemetaan kerawanan bencana alam pada masa Pemilu, pendataan peralatan, kendaraan dinas (randis), serta perlengkapan terkait sarana dan prasarana dalam pengamanan (PAM) Pemilu.

Berikutnya, pembagian Padal, Pamenwas dan personil pelaksanaan PAM Pemilu, penerapan pola pengamanan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan estimasi waktu, jarak dan kuat personil yang dibutuhkan, rayonisasi serta HTCK.

Kapolres mengatakan, jangan under estimed dalam melaksanakan pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020 di wilayah hukum (wilkum) Polres Simalungun.

Kepada para Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek dan Perwira, AKPB Agus menuturkan, harus menerapkan pola Sense of Crisis yaitu meningkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang telah direncanakan sebaik mungkin dalam menghadapi pengamanan Pemilu di wilayah Simalungun dilakukan secara tangkas, tepat sasaran dan tidak bertele-tele pada sebuah keputusan yang dilandaskan prinsip kemanusiaan dan saling menghargai.

“Dalam Anev Ops Mantap Praja Toba  2020 berikan perhatian lebih, sampaikan segala hambatan agar bersama kita temukan pemecahan serta solusi dan antisipasi dari permasalahan tersebut,” paparnya.

Kapolres juga meminta memperkuat komunikas dan koordinasi agar dapat berkolaborasi dalam pelaksanaan tugas.

“Segera laporkan ke Kapolres, Wakapolres apabila rekan-rekan menemukan permasalahan di lapangan. Kepada seluruh PJU, Kapolsek dan personil Polres Simalungun diminta untuk bersikap ‘netralitas harga mati’ dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020,” papar AKBP Agus.

Selain itu, jajaran juga diinstruksikan menjaga keamanan saat pesta demokrasi berlangsung.

Dalam kegiatan itu berlanjut kata sambutan dari Ketua KPUD, Raja Ahab Damanik dan Ketua Bawaslu Simalungun, Muhammad Choir Nazlan Nasution.

Sebelum memasuki sesi tanya jawab, acara diisi paparan materi Anev dari Kabag Ops, Kabag Sumda, Kabag Ren, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Lantas serta paparan dari Kapolsek se jajaran Polres Simalungun.

Acara diakhiri pembulatan atau kesimpulan hasil Anev oleh Kapolres sekaligus menutup kegiatan.

Kegiatan diikuti Wakapolres, Kompol Elfianto, Kabag Ops, Kompol Surya, Kabag Ren, Kompol P Sihombing, Kabag Sumda, Kompol Joner Purba. Kasat Reskrim, AKP Rachmat Aribowo, Kasat Sabhara, AKP Nasib Manurung,  Kasat Intelkam, AKP Restuadi, Kasat Narkoba, AKP Adi Haryono, Kasat Binmas, AKP Yani Sinulingga. Kasat Lantas, AKP Hendrik Fernandes Aritonang. Kasi Propam, Iptu Alwan, Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Selamat, para Kapolsek jajaran dan personil Polres Simalungun. (Rel/Zai)