Aneh, Warga Tanjung Hataran Desak Pulang Pasien Positif Covid-19 dari RSUD Perdagangan

Para warga Tanjung Hataran yang mendesak pulang pasien positif Covid-19 dari RSUD Perdagangan.

Simalungun, Lintangnews.com | Di tengah pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019), ratusan orang malah mendatangi RSUD Perdagangan di Jalan Rajamin Purba, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Senin (6/7/2020) sekira pukul 13.14 WIB.

Kedatangan ratusan warga dari Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun itu meminta pasien Covid-19 yang masih dirawat di RSUD Perdagangan dipulangkan.

“Pulangkan keluarga kami semuanya. Pulangkan, pulangkan,” teriak ratusan orang di depan pintu gerbang RSUD Perdagangan menggunakan pengeras suara seperti toa dan sound system.

Dalam orasinya, ratusan warga yang tak semua memakai masker itu juga mengungkapkan, pasien yang diminta pulang sudah dilakukan swab sebanyak 5 kali.

“Lima kali swab, tetapi tidak dipulangkan. Apa itu pantas? Dan tidak dibawa ke Rumah Sakit (RS) yang layak,” papar seorang perempuan memakai kaca mata sembari menyebutkan adiknya sebagai pasien bernama Rianto dan Dewi.

Kadis Kesehatan Pemkab Simalungun, Lidya Saragih didampingi Dirut RSUD Perdagangan, Maslina Sipayung kepada wartawan menyebutkan, kedua pasien dari Tanjung Hataran itu positif Covid-19.

“Rianto dan Novita Dewi sudah 5 kali dilakukan swab, terkonfirmasi positif. Di sini (RSUD Perdagangan) 30 hari dan jumlah warga Tanjung Hataran yang dirawat sebanyak 14 orang,” jelas Lidya.

Untuk itu, khusus di Tanjung Hataran melalui Puskesmas Bandar Huluan tetap melakukan monitoring. “Tetap melakukan evaluasi lah. Seperti, keluhan batuk dan pilek serta yang kronis,” papar Lidya.

Pantauan di lokasi, saat warga Tanjung Hataran mendatangi RSUD Perdagangan, ratusan personil Polres Simalungun, TNI-AD dari Kodim 0207/SML dan Satpol PP Pemkab Simalungun tampak melakukan pengawalan ketat. (Zai)