Bangunan RM Grand Asean harus Dibongkar, Ini Kata Anggota DPRD Siantar 

Anggota DPRD Siantar, Frengki Boy Saragih.

Siantar, Lintangnews.com | Anggota Komisi III DPRD Kota Siantar, Frengki Boy Saragih tantang ketegasan Pemko Siantar melalui Satpol PP untuk menegakkan aturan, dengan membongkar bangunan Rumah Makan (RM) Grand Asean.

Apalagi, menurutnya bangunan RM Grand Asean sudah cukup lama dibiarkan menyalahi aturan garis sempadan bangunan (GSB).

“Kalau memang masih eksis, haruslah Pemko Siantar melalui Satpol PP bersikap tegas. Karena hal ini sudah terlalu lama dibiarkan,” sebut politisi Partai NasDem Siantar ini, Selasa (5/11/2019).

Frengki berharap, tindakan tegas terhadap bangunan menyalahi aturan harus dilakukan Satpol PP Siantar. Sehingga, Satpol PP tidak terkesan tutup mata terhadap pelanggaran aturan yang terjadi pada bangunan RM Grand Asean di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar.  “Jangan ada kesan tutup mata dan telinga,” pesannya.

Dalam hal ini, Frengki meminta sikap tegas Satpol PP atas bangunan RM Grand Asean, juga sebagai salah satu wujud pembuktian di Siantar masih berlaku ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tunjukkan, bahwa di Siantar masih berlaku aturan dan peraturan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabid Perizinan pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) Kota Siantar, Mardiana menyatakan, bangunan RM Grand Asean menyalahi ketentuan izin mendirikan bangunan (IMB) yang diberikan pihaknya.

Dalam hal ini, Mardiana menyebutkan, keberadaan bangunan RM Grand Asean melanggar ketentuan Garis Sempadan Bangunan (GSB).  (Elisbet)