Berkelahi, Pelajar SMAN 1 Narumonda Terluka Disabet Samurai  

JS menunjukkan bukti pelaporan ke Polres Toba.

 Toba, Lintang news com | Salah seorang pelajar inisial JS (15) warga Lumban Sihole Desa Pangombusan,Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba mengalami luka sabetan senjata tajam (sajam) jenis samurai, Kamis (25/11/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Akibat kejadian itu, ibu korban, Esteria Situmorang (49) melaporkan penganiayaan yang dialami anaknya ke Polres Toba, Kamis (25/11/2021).

Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Narumonda, Piner Sihotang mengatakan, pada saat kejadian perkelahian terjadi, dirinya sedang melaksanakan upacara hari guru yang dipusatkan di Balige.

“Saya telepon salah satu guru, jika telah terjadi perkelahian antara anak didik kami dengan sekelompok pelajar SMK Negeri 1 Balige,” ucapnya di ruang kerjanya, Jumat (26/11/2021).

Piner menjelaskan, permasalahan berawal dari perkelahian antara sesama anak didik pada minggu lalu. Salah satu siswanya yang kalah meminta bantuan kepada temannya yang bersekolah di SMK Negeri 1 Balige untuk membalaskan kekalahan itu.

“Masalah sepele, tetapi salah satu siswa mengundang temannya dari SMK Negeri 1 Balige, sehingga terjadi perkelahian. Saya sudah telepon Kepsek SMK Negeri 1 Balige agar bersama-sama menyelesaikan permasalahan anak didik kami dan mengundang orang tua masing-masing bersama Polres Toba, agar masalah ini dapat diselesaikan dan tidak terjadi lagi perkelahian,” jelasnya.

Kasat Reskrim, AKP Nelson Sipahutar melalui Kasubbag Humas, Iptu Bungaran Samosir membenarkan adanya laporan penganiayaan dari orang tua korban ke Polres Toba.

Menurutnya, telah terjadi dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang, Jumat (22/11/2021) antara inisial VH dengan JS, dimana keduanya merupakan pelajar SMA Negeri 1 Narumonda.

Saat itu perkelahian dimenangkan JS. Kemudian, Kamis (25/11/2021) sekira pukul 10.00 WIB di depan SMA Negeri 1 Narumonda, VH membawa rekan-rekannya yang menurut informasi berasal dari SMK Negeri 1 Balige jumlah sekitar 15 orang.

Setibanya di depan SMA Negeri 1 Narumonda, VH langsung melakukan perkelahian dengan JS. Pada saat pekelahian terjadi, salah satu teman VH ada membawa sajam jenis samurai, lalu memukulnya ke arah JS.

Namun JS menangkis tebasan samurai mnggunakan tangan kirinya, sehingga mengalami luka-luka dan mengeluarkan darah. Selanjutnya VH dan rekan-rekannya melarikan diri. Sementara terhadap JS langsung dilakukan perawatan di Puskesmas Narumonda.

“Kita akan melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) keterangan pelaku dan korban agar dapat diketahui apa motif perkelahian. Terlapor VH sesuai laporan orang tua korban,” sebut Iptu Bungaran. (Frengki)