Berusia 100 Tahun, Plt Wali Kota Siantar: Semoga Perguruan Taman Siswa Semakin Konsisten Memajukan Pendidikan 

Plt Kepala Dinas Kominfo Johannes Sembiring saat menyampaikan sambutan Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani.

Siantar, Lintangnews.com | Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani diwakili Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Infomasi (Kominfo), Johannes Sihombing menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 100 tahun Perguruan Taman Siswa.

Acara berlangsung di Perguruan Taman Siswa Cabang Kota Siantar, Senin (4/7/2022).

Ketua Panitia Peringatan HUT ke 100 Perguruan Taman Siswa di Siantar, Bagus Wardana Utama menyampaikan, Ki Hadjar Dewantara merupakan Menteri Pengajaran Republik Indonesia pertama dan oleh pemerintah diberi gelar Bapak Pendidikan Nasional.

“Dengan perjuangan yang gigih dan luar biasa, dia memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui jalur pengajaran kepada anak-anak pribumi di tanah air di masa penjajahan kolonial Belanda. Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922,” sebutnya.

Diterangkan, selama masa pandemi Covid-19 lebih dari 2 tahun terakhir, dengan tujuan menegakkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19, Perguruan Taman Siswa Siantar hanya merayakan hari lahirnya dengan acara internal yang sangat sederhana.

“Alhamdulillah, tahun ini pemerintah telah melonggarkan prokes, sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan yang sedikit lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Bagus.

Acara dirangkai penyantunan anak yatim. Dilanjutkan sambutan Ketua Perguruan Taman Siswa Siantar, sekaligus pemotongan tumpeng oleh Ki Sudaryanto.

Sementara itu, Plt Wali Kota dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Johannes mengucapkan selamat ulang tahun ke 100 tahun kepada Perguruan Taman Siswa.

“Semoga memasuki usia yang ke 1 abad ini, Perguruan Taman Siswa semakin konsisten turut memajukan pendidikan di Indonesia, khususnya di Siantar,” paparnya.

Pemko Siantar lanjutnya, mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk senantiasa meneladani dan melestarikan ajaran pendiri Taman Siswa, Ki Hadjar Dewantara, yakni Ing Ngarso Sun Tulodho yang berarti di depan pimpinan harus memberi teladan.

Kemudian, Ing Madyo Mangun Karso, yang bermakna di tengah memberi bimbingan. Serta, Tut Wuri Handayani, yang mengandung arti di belakang memberi dorongan. Jika disatukan, ajaran Ki Hadjar Dewantara tersebut menjadi Ing Ngarso Sun Tulodho Ing Madyo Mangun Karso Tut Wuri Handayani.

“Ketiganya selayaknya kita terapkan dan lestarikan hingga generasi berikutnya,” ajak Johannes.

Diharapkan, dengan peringatan 100 tahun Perguruan Taman Siswa membangkitkan kembali sejarah pendiri bangsa, khususnya dunia pendidikan, yakni Ki Hadjar Dewantara.

“Mari kita teruskan cita-cita Ki Hadjar Dewantara, yang tanggal lahirnya yakni 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional,” sebutnya. (Rel)