Besaran Pagu Proyek Revitalisasi Pasar Bandar Tinggi Diduga Tak Sesuai Usulan 

Pengerjaan galian pondasi cakar ayam pembangunan atau revitalisasi Pasar Bandar Tinggi.

Simalungun, Lintangnews.com |  Besaran pagu proyek revitalisasi Pasar Bandar Tinggi di Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun diduga tidak sesuai usulan.

Pasalnya, menurut pemaparan Pangulu Nagori Bandar Tinggi, Samsiadi, pagu pembangunan pasar tersebut diusulkannya ke pemerintah pusat sebesar Rp 2 miliar.

Namun kenyataan, pagu pembangunan pasar tersebut  hanya sebesar Rp 979.806.300 Dan bersumber dari  APBD Kabupaten Simalungun.

“Saya gak meninggalkan tugas. Ini kebetulan pas hari libur independen. Dan 2 tahun saya menjabat, Bandar Tinggi sudah banyak perubahan,” ujarnya via WhatsApp (WA), kemarin.

Samsiadi yang mengaku sedang berada di Jakarta itu menuturkan, tahun ini mendapat bantuan revitalisasi pasar desa sebesar Rp 900 juta dan sedang dikerjakan.

“Tahun kemarin kita dapat listrik desa (lisdes) dan Puskesmas. Kalau usulan saya kemarin ke Kementerian Keuangan,” sebutnya.

Lanjutnya, jika melihat plank proyek (revitalisasi pasar itu) dari APBD. Dia juga mengaku belum pernah bertemu dengan pihak rekanan saat disinggung nama perusahaan pelaksana.

“Kadis Perindag saja telepon. Yang borong (mengerjakan), Budi Sihombing Panglong Simpang Dua. Bentar biar anggota foto plangnya dulu,” imbuhnya.

Dia juga mengaku, jika kemarin belum dipasang palng proyeknya. “Baru tadi pagi dipasang. Kalau permohonan kemarin, anggaran Rp 2 miliar. Tapi syukurlah dikasih,” ucapnya.

Dia menambahkan, sedang mengusulkan pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) mini untuk tahun 2019. “Makanya saya ke Jakarta persiapan audensi ke Kemenpora, mau antar surat audensi,” ungkapnya.  (zai)