Bunda Indah Resmi Kukuhkan 34 DPD RKLA dan Ini Harapannya buat Indonesia

38
Ketua Umum RKLA, Bunda Indah (tengah) bersama 34 DPD RKLA se Indonesia.

Jakarta, Lintangnews.com | Deklarasi pengukuhan 34 DPD Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) se Indonesia berlangsung di salah satu hotel di Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019).

Ketua Panitia, Samuel Musa dalam laporannya menyampaikan, pengukuhan DPD dengan tema ‘Berbeda-beda Suku, Agama dan Ras, Tetapi Satu Indonesia’ ini diikuti 1.000 an peserta dari 34 Provinsi seluruh Indonesia. Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak atas terlaksananya pengukuhan kali ini.

Pengukuhan DPD RKLA se Indonesia ini dipimpin Ketua Umum RKLA, Bunda Indah didampingi Sekjen, Dody Iwa Kusuma Jaya. Dilanjutkan pemberian Surat Keputusan (SK) kepengurusan secara simbolis pada 6 DPD sebagai perwakilan dan dilanjutkan pembacaan ikrar RKLA.

Orasi kebangsaan yang disampaikan Bunda Indah menuturkan, RKLA siap menyumbangkan jiwa dan raganya untuk Indonesia. Menurutnya, jangan bicara Indonesia aman dan tentram hanya karena kepentingan nafsu semata. “Tak perlu bicara program, tetapi buktikan dulu akhlak dan mental kita,” sebut Bunda Indah.

Menurutnya, di RKLA tidak perlu ada orang-orang iri dan angkuh. Dirinya menegaskan, selama 2 tahun berdirinya RKLA tidak mau menjadikan anggotanya sebagai pecundang. Tetapi mengajarkan bagaimana menjadi orang terbaik dan berguna bagi yang lain.

Ketua Umum RKLA, Bunda Indah melakukan pengukuhan 34 DPD RKLA se Indonesia.

“Banyak organisasi mengatasnamakan agama, tetapi tidak mampu merubah diri secara akhlak dan pribadi yang dibangun dari rumahnya. Kalau mau melihat pemimpin yang baik, dapat dilihat dari rumahnya sendiri,” sebutnya.

Dirinya menilai, gelojak yang terjadi itu dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan dan dendam, sehingga memunculkan fitnah. Bunda Indah menuturkan, dibutuhkan kebersamaan dan keiklasan bersatu di RKLA untuk menjadi cahaya bagi Indonesia. “Jangan bawa Pancasila dan Kebihnekaan, jika hati masih palsu,” tandasnya.

Dia berharap, RKLA diridhoi Allah SWT dan mengajak bersama-sama untuk membesarkannya dengan niat untuk menjadikan Indonesia yang berdaulat dan berkarajter sesuai agamanya masing-masing.

Dalam pengukuhan DPD RKLA itu juga ditampikan tarian daerah dari berbagai etnis di Indonesia. Ini termasuk pembacaan doa dari tokoh lintas agama mengenai harapan terhadap Indonesia kedepannya. (red)