Bupati Samosir: Pembentukan Staf Khusus untuk Akselerasi Pelaksanaan Kebijakan Daerah  

Bupati Samosir, Vandiko Gultom.

Samosir, Lintangnews.com | Dalam rangka akselerasi pelaksanaan kebijakan daerah, Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pedoman Pembentukan Staf Khusus Kebijakan Daerah Kabupaten Samosir.

Vandiko melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mangihut Sinaga menjelaskan, pembentukan ini didasarkan pada 2 pertimbangan utama. Pertama, pembentukan ini merupakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2015 yang memberi kewenangan kepada kepala daerah untuk mengambil tindakan tertentu dalam keadaan mendesak yang sangat dibutuhkan daerah atau masyarakat.

“Kedua, pertimbangan ini juga merupakan upaya meningkatkan kualitas kebijakan dan akselerasi percepatan pelaksanaan kebijakan daerah untuk merealisasikan visi yang telah ditetapkan Pemkab Samosir,” sebut Mangihut, Jumat (25/6/2021).

Secara teknis, Mangihut juga memaparkan, pembentukan Staf Khusus memiliki kedudukan, tugas maupun fungsi yang mencakup yakni, pembangunan dan infrastruktur, pemerintahan, hukum, politik dan reformasi birokrasi, pariwisata dan ekonomi kreatif dan kesejahteraan rakyat, budaya, adat, dan sosial kemasyarakatan, serta pertanian, lingkungan hidup dan Sumber Daya Alam (SDA).

Mangihut juga menjelaskan, kehadiran Staf Khusus ini akan memperkuat instrumen pada Pemkab Samosir dengan arah kebijakan sebagaimana program yang tertuang pada program 100 hari, 6 bulan dan 1 tahun.

Di samping alasan percepatan, pembentukan ini juga merupakan persiapan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan prinsip penempatan orang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasinya (the right man on the right place).

Staf khusus juga memiliki tata kerja, kewajiban dan hak, termasuk pengangkatan dan pemberhentian maupun pembiayaan. Dengan tugas pokok dan fungsi ini, pengelolaan kebijakan-kebijakan daerah dalam tugas-tugas manajerial yang diemban Bupati akan lebih terorganisasi dengan baik, terarah, konseptual, konsisten dan berkesinambungan dengan prinsip membangun sinegitas secara internal maupun eksternal kepada para pihak yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan Pemkan Samosir.

Mangihut menuturkan, Bupati Vandiko menyampaikan terima kasih atas masukan-masukan konstruktif dari banyak pihak terkait pembentukan Staf Khusus itu. Ini termasuk menerimanya sebagai suatu dinamika dalam proses pencapaian visi dan misi Samosir secara holistik.

“Pembentukan ini merupakan amanat UU yang memberikan kewenangan kepada kepala daerah dalam peningkatan kualitas kebijakan dan akselerasi percepatan pelaksanaan kebijakan daerah, serta memanfaatkan ruang inovasi dalam mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang baik,” tutupnya. (Tua)