Bupati Sergai Apresiasi Penyerahan Dana PAD BUMDes Bersama dan RTM

Foto bersama usai penyerahan dana PAD BUMDes Bersama dan RTM di Kabupaten Sergai.

Sergai, Lintangnews.com | Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Soekirman mengatakan, lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, menempatkan Desa pada posisi penting dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ini sekaligus menjadi wujud pengakuan dan penghormatan atas Desa yang sudah ada dengan segala keberagamannya.

Hal ini disampaikan Soekirman atas penyerahan dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama dan Rumah Tangga Miskin (RTM) kegiatan eks PNPM Kecamatan se Kabupaten Sergai, bertempat di  Wisma Prakasa Pabatu, Kedai Damar, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (29/1/2020).

Menurut Soekirman, Pemerintah Desa mengelola dana yang tidak sedikit. Adapun sumber pendapatan desa diantaranya berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), bagi hasil pajak dan retribusi daerah, serta sumber sah lainnya.

Sergai mayoritas wilayahnya terdiri dari kawasan pedesaan. Peranan Sesa sebagai benteng terakhir menghadapi kompetisi masyarakat ekonomi ASEAN melalui program Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), dengan fokus utama adalah fasilitasi pengembangan BUMDes Bersama.

Sedangkan penyertaan modal dana maupun penyertaan aset yang telah digelontorkan Pemerintahan Desa di Sergai untuk pengembangan BUMDes Bersama mencapai Rp 6.500.016.999 dengan 10 BUMDes dan PAD dari BUMDes Bersama sebesar Rp 394.581.653 sampai akhir tahun 2019.

Terkait dengan program PNPM Mandiri Pedesaan telah resmi berakhir sejak 31 Desember 2014 lalu. Akan tetapi program pengentasan kemiskinan masyarakat di perdesaan dilakukan melalui pelestarian dan pengembangan kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) eks PNPM dengan total dana perguliran pada akhir tahun 2019 mencapai Rp 18.500.115.435. Alokasi surplus dana perguliran untuk kegiatan sosial sebesar Rp 111.867.811 yang disalurkan pada 1.021 RTM dan siswa berprestasi.

Sementara Wakil Bupati, Darma Wijaya mengatakan, sebuah Desa yang sudah memiliki modal jika dimanfaatkan dengan baik, serta didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) memadai, maka dapat dipastikan Desa itu akan mengalami kemajuan di berbagai bidang yang pesat.

“Dengan adanya perubahan zaman, kita juga harus pandai melihat potensi usaha yang prospeknya baik untuk saat ini dan masa mendatang. Manfaat kan seluruh potensi yang kita miliki dan janganlah menjadi pengusaha yang hanya ikut-ikutan saja, karena itu tidak menjamin keberhasilan dari usaha tersebut,” sebutnya.

Ketua Panitia, Lukman Nur Hakim menyampaikan, kegiatan penyerahan dana PAD BUMDes dan RTM merupakan hal yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya penyerahan hanya dilakukan di masing-masing Kecamatan.

Salah seorang penerima dana manfaat, Bonas Nasution mengucapkan terima kasih dengan adanya BUMDes Bersama di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Menurutnya, dana itu membantu dalam melaksanakan usaha es tebu yang selama ini digeluti sampai saat ini, sehingga dari pendapatannya dapat mensejahterakan keluarganya. (Aguswan)