Caleg Pakai Mobil Negara, Pengakuan Panwascam Berbeda dengan Informasi Masyarakat

Mobil Toyota Fortuner warna hitam BK 4 PD pada kaca belakang ada stiker Caleg Pendi Damanik dan Ketua Panwaslu Kecamatan Bandar Masilam, Saparuddin Sirait.

Simalungun, Lintangnews.com | Mobil Toyota Fortuner warna hitam nomor polisi (nopol) BK 4 PD yang diduga kendaraan fasilitas milik negara digunakan oknum Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrat nomor urut 4 dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Simalungun, Pendi Damanik untuk berkampanye.

Namun pengakuan Ketua Panwaslu Kecamatan Bandar Masilam, Saparuddin Sirait tidak berbanding lurus sebagaimana informasi yang telah disampaikan masyarakat Bandar Masilam sebelumnya.

“Kami sudah investigasi kepada Tim Sukses Pendi Damanik tidak ada memakai mobil itu. Dan hasil investigasi oleh oknum Caleg, jika mobil itu tidak dipakai dalam berkampanye,” sebut Saparuddin via pesan WhatsApp (WA), Senin (1/4/2019).

Menurutnya, Pendi Damanik hanya memakai mobil pribadi nopol BH 1968 HS dan itu sudah mereka sampaikan pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Simalungun.

Pihaknya sudah investigasi kepada Tim Sukses Caleg Partai Demokrat, jika Pendi Damanik tidak ada memakai mobil Toyota Fortuner itu.

Mengenai adanya pernyataan Pangulu Nagori Ilias Baru, Gutul dari nomor selulernya 085297552137, Minggu (31/3/2019) jika Toyota Fortuner BK 4 PD adalah mobil tugas Wakil Bupati Simalungun, Saparuddin menyatakan, akan menyelidiki kepastiannya.

“Kita akan selidiki kepastiannya nanti ke Pangulu tersebut. Kita investigasi dulu ke lapangan baru kita laporkan ke Bawaslu,” sebut Saparuddin, sementara saat pertama kali disebutnya persoalan itu sudah dilapor pada Bawaslu.

Disinggung apakah Panwaslu Bandar Masilam ada melakukan pengawasan saat Pendi Damanik hadir ke perwiritan akbar di Huta III Nagori Bandar Tinggi, Jumat (29/3/2019), Saparuddin menuturkan, jika pihaknya ada menempatkan 1 orang pegawas lapangan untuk mengawasi kegiatan kampanye.

“Panwaslu Kecamatan menempatkan satu pengawas lapangan untuk mengawasi kegiatan jalannya kampanye. Dan melaporkan kegiatan ke Panwaslu Kecamatan dalam rangka pengawasan,” ucapnya.

Sementara informasi dihimpun dari warga Nagori Ilias Baru menyebutkan, jika mobil nopol BK 4 PD itu sudah tidak nampak di rumah Pendi Damanik. (zai)