Dana Pelatihan Paskibraka Rp 970 Juta di Disdik, Ini Penjelasan JR Saragih

Bupati JR Saragih dan Wakil Bupati, Amran Sinaga.

Simalungun, Lintangnews.com | Soal adanya anggaran sebesar Rp 970 juta di Dinas Pendidikan (Disdik) pada Tahun Anggaran (TA) 2019 merupakan kegiatan pelatihan calon Paskibraka.

Penjelasan ini disampaikan Bupati JR Saragih melalui Wakil Bupati, Amran Sinaga pada sidang paripurna DPRD Simalungun tentang nota jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi yang berlangsung, kemarin.

Menurutnya,  alokasi anggaran itu diperuntukkan bagi Paskibraka tanggal 17 Agustus 2019. Dalam seleksi kegiatan itu sekaligus mempersiapkan peserta calon Paskibraka tingkat provinsi dan nasional.

“Dan kami sampaikan pada tahun 2017-2018 Paskibraka Kabupaten Simalungun berhasil 2 orang per tahun menjadi Paskibraka tingkat Provinsi. Pendidikan dan pelatihan dasar kepemimpinan dengan anggaran Rp 970 juta,” sebut Bupati.

Disampaikan juga, akibat keterbatasan anggaran, Pemkab Simalungun masih belum bisa melaksanakan kegiatan festival lomba seni siswa nasional. “Dapat kami jelaskan, keterbatasan anggaran merupakan alasan Pemkab Simalungun penundaan kegiatan ini,” ungkap JR Saragih melalui Amran Sinaga.

Menyikapi pemandangan umum Fraksi Partai Golkar, Bupati juga menguraikan kondisi infrastruktur yang terjadi saat ini. Menurutnya, total panjang jalan di Simalungun 1.803,78 km, dengan rincian kondisi jalan mantap 480,60 km, jalan sedang 438,92 km, jalan rusak 396,40 km dan rusak berat 487,86 km.

“Untuk mengoptimalkan perbaikan jalan, Pemkab Simalungun menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp 200 miliar pada tahun depan. Besaran anggaran tersebut masih akan dibahas pada Rancangan APBD 2019,” papar Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, upaya percepatan pembangunan infrastruktur dengan berkoordinasi dengan pemerintah atasan dan BUMN seperti menyurati pihak BUMN agar mengalokasikan dana CSR untuk memperbaiki jalan di daerah perkebunan.

Sementara itu, status ruas jalan Simpang Raya-Tigaras dipastikan sudah ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Lintasan tersebut sebagai salah satu ruas jalan pendukung pengembangan destinasi pariwisata Danau Toba.

Pemkab Simalungun juga berkoordinasi secara intensif dengan Badan Otorita Danau Toba dalam membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan kawasan Danau Toba.

Dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada tahun 2019 direncanakan melakukan event-event yang dapat meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke destinasi wisata di Simalungun. (zai)