Delapan Anggota DPRD Samosir Dapil I Gelar Reses

Kegiatan reses anggota DPRD Samosir dari Dapil I.

Samosir, Lintangnews.com | Reses perdana 8 orang anggota DPRD Samosir dari Daerah Pemilihan (Dapil) I digelar di Aula Gereja HKBP Bolon Pangururan, Senin (17/2/2020).

Reses ini merupakan kegiatan di luar masa sidang untuk tahun 2020, dengan tujuan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

Kedelapan anggota dewan yang melaksanakan reses yakni, Nasib Simbolon selaku Wakil Ketua DPRD (PKB), Renaldi Naibaho (PDIP), Sorta Siahaan (PDIP), Polma Gurning (Nasdem), Jonner Simbolon (Nasdem), Saur Silalahi (Gerindra), Polten Simbolon (Golkar) dan Russel Baringin Sihotang (Demokrat).

Kegiatan reses itu dihadiri Camat Pangururan, Bresman Simbolon bersama staf, para Kepala Desa se Kecamatan Pangururan bersama BPD, Kepala Sekolah (Kepsek), UPTD Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian (Distan), Tokoh Masyarakat dan insan pers.

Nasip Simbolon menyampaikan, bahwa 25 anggota DPRD Samosir langsung turun ke Dapil masing-masing.

Disebutkan, dalam setahun anggota dewan melaksanakan reses tergantung masa sidang, namun biasanya dalam setahun 3 kali dilaksanakan.

“Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD. Setiap 3 bulan, anggota dewan turun ke daerap pemilihannya untuk bertemu konstituen, menjaring informasi dan menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan,” ucap Nasip Simbolon.

Dalam reses itu, warga menyampaikan aspirasinya yakni, mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan, baik jalan desa maupun jalan lingkungan pemukiman. Juga berbagai usulan dari sektor pertanian dan pendidikan.

“Semua usulan akan kami tindak lanjuti ke Bupati Samosir melalui dinas terkait,” ujar Nasip Simbolon.

Ditambahkan, seperti sektor pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur. Seluruh keluhan dan harapan masyarakat akan ditindak lanjuti secara maksimal.

“Namun karena keterbatasan anggaran Pemkab Samosir, nantinya usulan-usulan yang menjadi skala prioritas atau yang vital akan kita perjuangkan. Tetapi apa yang tidak masuk skala prioritas, tidak bisa kita salurkan, namun tetap akan kita sampaikan,” tutupnya. (Abidan Simbolon)