Diangkat dari Rawa-Rawa, Ismail Silaen Ngaku Rampas HP Milik Asronah Batubara

Kedua pelaku dan barang bukti setelah diamankan di Polsek Perdagangan.

Simalungun, Lintangnews.com |  Ismail Silaen (26), warga Huta IV Teladan, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun mengaku telah merampas haandphone (HP) milik Asrona Batubara (53) warga Huta III, Nagori Sugaran Bayu, Kecamatan yang sama.

Pengakuan itu setelah dirinya diangkat dari dalam rawa-rawa di areal perkebunan tanaman kelapa sawit milik PT PP Lonsum Bahlias di Kecamatan Bandar, tempatnya bersembunyi dari kejaran massa, Rabu (10/4/2019) sekira pukul 06.15 WIB.

Sedangkan, Rahmat Hidayat (26) warga Huta IV Nagori Perlanaan dan Dusun I Sakura Desa Glugur Makmur, Kecamatan Telawi, Kabupaten Batubara berperan menjadi pengendara sepeda motor saat melakukan aksi perampokan diamankan tidak jauh dari persembunyian Ismail.

Kapolsek Perdagangan, AKP Supendi menuturkan, awalnya korban atas nama Asronah Batubara dan anaknya Fita sedang duduk di depan rumah mereka yang juga digunakan sebagai warung.

Saat itu, 2 orang laki-laki mengendarai sepeda motor warna merah memutar balik dan singgah di warung korban.

Kedua pelaku diamankan di lokasi kejadian.

Selanjutnya Ismail Silaen yang dibonceng turun membeli rokok dan Asronah Batubara melayani. Ismail lalu meminjam korek api atau mancis dan mengembalikan kepada korban.

Ternyata saat korban mau mengembalikan mancis ke tempatnya, tiba-tiba Ismail merampas HP yang saat itu sedang digunakan Fita. Ini membuat Asronah berteriak ada maling sembari mengejar pelaku. Warga sekitar mendengar teriakan korban, turut juga melakukan pengejaran.

Salah seorang saksi, Ismail (32) warga Huta III Nagori Sugarang Bayu yang turut melakukan pengejaran, akhirnya menemukan sepeda motor pelaku di areal perkebunan sawit PT PP Lonsum Bahlias. Kemudian memberitahukan pada masyarakat. Dan saat itulah saksi menemukan pelaku Ismail Silaen sembunyi di rawa-rawa.

Setelah diangkat, Ismail Silaen mengakui merampas HP milik Asronah. Sementara tak jauh dari rawa-rawa itu, pelaku Rahmat Hidayat berhasil ditemukan.

Tidak berapa lama pihak Kepolisian datang, selanjutnya mengamankan kedua tersangka dan barang bukti ke Polsek Perdagangan. Atas perbuatan kedua pelaku, korban pun membuat pengaduan ke Polsek Perdagangan, dan saat ini dalam penyelidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah, 1  buah kotak HP merk Vivo Y81, 1 unit HP Vivo Y81 warna merah dan 1 unit sepeda motor Yamaha Vega warna merah nomor polisi (nopol) BK 6342 TBB. (zai)