Diduga Ingkari Ganti Rugi Tertulis, Telkomsel justru Perbarui Kontrak Tower

Tower milik Telkomsel berdiri di Ruko Sumber Jaya Jalan Sutomo yang diprotes warga sekitar.

Siantar, Lintangnews.com | Keberadaan tower milik Telkomsel tepatnya di rumah toko (ruko) Sumber Jaya Jalan Sutomo RT 02/04 Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur membuat tak nyaman warga setempat.

Pasalnya sejak keberadan tower itu, justru merusak alat elektronik seperti televisi, kulkas, lampu dan jaringan internet warga sekitar.

Selain itu, pihak Telkomsel dituding mengingkari kesepakatan dengan warga yang telah dimediasi oleh pihak Polres Siantar pada tanggal 12 Desember 2017 lalu. Justru pihak Telkomsel memperbaharui kontrak pendirian tower.

Sejumlah awak media mencoba konfirmasi langsung kepada pihak Telkomsel Kota Siantar di kantornya Jalan WR Supratman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, tak membuahkan hasil.

Saat dikonfirmasi, salah seorang karyawan Telkomsel bernama Rudy enggan berkomentar banyak.

“Tidak bagian saya itu. Sama Hadi Sucipto Bagian Korkom Kota Medan saja dikonfirmasi,” ujarnya sembari memberi nomor kontak Hadi Sucipto, Selasa (27/11/2018).

Namun saat menghubungi Hadi Sucipto melalui telepon seluler, justru memutuskan jaringan komunikasi. Ini terjadi saat Hadi mendengar perkataan ‘saya dari media wartawan online’ bersangkutan langsung mematikan telepon selulernya.

Kemudian wartawan menghubungi kembali, ternyata Hadi tidak mau mengangkat kembali telepon seluler.

Sebelumnya diketahui dalam dokumen tertulis telah terjadi pertemuan di ruang Aula Polres Siantar tanggal 12 Desember 2017 sekira pukul 10.30 WIB terkait surat warga yang keberatan dengan keberadaan tower Telkomsel.

Rapat mediasi itu dihadiri Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kadis Tarukim, Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, perwakilan Telkomsel sebanyak 5 orang, pemilik ruko dan 10 orang warga.

Dalam dokumen tertulis, jawaban pihak Telkomsel bahwa kelengkapan syarat pendirian tower sudah ada izin dari masyarakat sekitar. Karena pada saat tower didirikan tahun 2003 lalu hanya beberapa rumah dan belum seramai saat ini. Mengenai penangkal petir disebutkan ada, namun tidak tahu pasti apakah ditanam atau tidak. (irfan)

Baca : Ini Penyebab Warga Jalan Sutomo Protes Keberadaan Tower Telkomsel