Dinas Tarukim Labuhanbatu Tinjau 2 Lokasi Pemakaman di Negeri Lama

Pihak Dinas Tarukim Pemkab Labuhanbatu saat melakukan peninjauan lapangan.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Pemkab Labuhanbatu bersama Korwil 4 Pantai Labuhanbatu tinjau pemakaman muslim di Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Rabu (3/4/2019).

Ada 2 lokasi yang ditinjau yakni, Pemakaman Muslim Musholla Al Abbas dan Pemakaman Al Ittihadul Wathoniah bersama Kepala Lingkungan (Kepling) dan warga yang akan dibangun pagar batu tahun 2019 ini.

Lurah Negeri Lama, Syahril mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Tarukim yang meninjau langsung lokasi pemakaman Muslim Al Abbas dan Al Ittihadul Wathoniah, sekaligus mengukur luas tanas yang akan dibangu pagar permanen.

“Sudah puluhan tahun pagar batu untuk kedua pemakaman itu belum dibangun , Alhamdulillah tahun 2019 atas kunjungan Dinas Tarukim, maka akan dibangun,” sebutnya.

Menurut Syahril, pagar pemakaman ini akan dilimpahkan pendanaannya melalui para donatur muslim dan dermawan, namun sampai saat ini belum teralisasi. Melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kecamatan setiap tahunnya juga telah diusulkan pembangunan pagar tersebut.

Kepling Negeri Lama Kota, Dani Manurung dan Kepling Kampung Tengah, Arianto Pohan atas nama warga juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Tarukim mengukur berapa panjang bangunan pagar yang akan dibangun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe melalui Kadis Tarukim yang turut mendampingi Konsultan Bardi Samosir bersama tim dan Korwil 4 Pantai Labuhanbatu, Parlaungan Harahap,” jelas Arianto.

Sementara Bardi Samosir didampingi Parlaungan Harahap menjelaskan, untuk proyek pagar Pemakaman Al Abbas sepanjang 51,5 meter dan Pemakaman Al Ittihad 86,5 meter x 67 meter.

“Kita turun meninjau langsung sesuai dengan perintah Kepala Dinas (Kadis). Proyek pemagaran di tahun 2019 ini akan tuntas. Kita juga mengharapkan kepada warga untuk dapat nantinya merawat dan membantu pada saat pengerjaan. Hasil pengukuran akan kita laporkan kepada Kadis,” terang Bardi. (sofyan)