Dituntut 9 Tahun Penjara, Anak Mantan Bupati Batubara Pasrah

Terdakwa duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Terdakwa kasus narkotika, OK M Kurnia Aryetta alias Rico (32) anak mantan Bupati Batubara, OK Arya hanya bisa pasrah saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntutnya 9 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (25/4/2019).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa OK M Kurnia dengan pidana selama 9 tahun kurungan penjara, dikurangi selama dalam masa penahanan dan denda Rp 800 juta subsidier 6 bulan penjara,” kata JPU Firdaus Maha dalam persidangan di ruang Kartika.

Firdaus mengatakan, terdakwa terbukti secara sah melanggar pasal 112 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Usai mendengar tuntutan JPU, Ketua Majelis Hakim, Rosihan Rangkuti memberi kesempatan kepada terdakwa dan penasehat hukumnya untuk menanggapi tuntutan melalui pledoi atau pembelaan.

“Saudara mempunyai hak untuk membuat pledoi baik lisan maupun tertulis atau dibantu pengacara,” ujar Rosihan.

Sementara, Erwin Purba penasehat hukum terdakwa mengaku, telah mengajukan pledoi atau pembelaan. Menurut Erwin, terdakwa harus dikenakan pasal 127 atau pemakai bukan pasal 112. Karena berdasarkan barang bukti, polisi hanya menemukan 0,28 gram sabu dan alat hisap sabu (bong).

Pengacara terdakwa, Erwin Purba.

“Kalau dari segi barang bukti yang relatif kecil 0,28 gram. Di bawah 1 gram itu dikenakan sebagai pemakai,” katanya.

Erwin menambahkan, terdakwa juga ditangkap polisi 30 menit setelah menghisap sabu bersama rekannya Rijal. Saat disinggung terdakwa sudah 2 kali masuk penjara karena kasus narkoba, Erwin mengaku, tidak tau.

“Saya tidak tahu 2 kali atau tidak. Pokoknya kita arahkan ke pasal 127. Lain hal 1 hari selesai memakai baru ditangkap, bisalah dikenakan pasal 112. Di sini ditangkap setelah baru memakai dan seharusnya pasal 127 pemakai,” sebut Erwin.

Sekedar diketahui,T terdakwa ditangkap petugas saat melintas di Jalan MH Sitorus, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, pada Jumat (26/10/18) malam.

Barang bukti yang diamankan petugas yakni, 1 paket sabu seberat 0,28 gram bruto dan 1 buah pipa kaca besar bekas bakar sabu. (irfan)