Gemapsi Desak DPRD Simalungun Bentuk Pansus Membahas Dugaan Pelanggaran Jabatan Bupati

Aksi demo Gemapsi yang berlangsung di kantor DPRD Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Gemapsi) mendesak DPRD Simalungun membentuk Panitia Khusus (Pansus) membahas dugaan pelanggaran jabatan yang dilakukan Bupati, Radiapoh Hasiholan Sinaga, Selasa (28/9/2021).

Gemapsi meminta DPRD segera mengusut dugaan pelanggaran sumpah jabatan yang dilakukan Bupati. Gemapsi menduga dengan ada nya penjualan foto, spanduk dan atribut kepada sekolah yang dibayarkan dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Segera bentuk Pansus mengusut dugaan pelanggaran jabatan Bupati,” ucap salah seorang orator, Anthony Damanik dihadapan Ketua DPRD, Timbul Jaya Sibarani.

Menurut Gemapsi, penyelenggaraan Marharoan Bolon telah mencederai rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat. Karena Bupati menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Sementara pada prakteknya, uang, tenaga dan yang lainnya dalam pelaksanaan Marharoan Bolon seperti perbaikan infrastruktur jalan berasal dari masyarakat,” sebut Anthony.

Dia juga menyampaikan, untuk pertanggungjawaban dana yang dihimpun dari masyarakat demi kegiatan Haroan Bolon itu belum juga dipublikasikan.

DPRD Simalungun saat menerima perwakilan Gemapsi.

Gemapsi juga menduga Bupati telah melakukan praktek kolusi dan nepotisme atas pengangkatan guru SMP fungsional menjadi Kepala Bidang (Kabid) SMP di Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Simalungun. Dimana notabene oknum Kabid itu semarga dengan Radiapoh.

Anthony juga menyampaikan, pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab, Esron Sinaga yang notabene sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemko Siantar telah menciderai hati masyarakat Simalungun. Pasalnya, oknum Sekda itu bukanlah berahabkan adat istiadat Simalungun.

“Bupati menciderai Ahab Simalungun, diangkatnya Sekda yang bukan orang Simalungun. Sementara masih ada putra terbaik Simalungun,” ucap Anthony.

Menanggapi aspirasi Gemapsi, Timbul Jaya Sibarani menyatakan, DPRD akan terlebih dahulu mengkaji poin-poin tuntutan.

“Kami akan lakukan dulu rapat pimpinan, karena keputusan tidak hanya di tangan satu orang. Minggu depan akan kami sikapi,” sebut Timbul. (Zai)