Ini Kronologi Penjual Rujak Tewas Ditikam Tetangga

Petugas Kepolisian saat melakukan cek dan olah TKP.

Siantar, Lintangnews.com | Diduga karena dendam lama, nyawa Dedi Wahyono (33) warga Jalan Vihara, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan melayang usai ditikam tetangganya.

Pelaku adalah Abdul Gafur warga (40) warga Jalan Siborong-Borong Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan.

Peristiwa penikaman itu terjadi Rabu (14/11/18) sekira pukul 08.30 WIB tepatnya di depan rumah pelaku.

Data dihimpun di lokasi kejadian dari salah seorang warga marga Hutapea menuturkan, awalnya korban datang dari arah Jalan Vihara menuju Jalan Siborong-borong menjemput Boru Nainggolan yang merupakan rekan kerja korban.

Setiba korban lewat di depan rumah pelaku, yang saat itu sedang makan. Abdul Gafur langsung mencampakkan piring ke arah korban. “Korban dan pelaku sempat cekcok mulut, lalu kami lerai,” papar Hutapea.

Jenazah korban saat berada di Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Namun saat dilerai, ibu pelaku sempat mengambil balok dari dalam rumah untuk diberi kepada anaknya. “Kemudian kami mengamankan balok yang diambil ibu pelaku. Sempat redam masalah pada saat itu,” sambungnya.

Tidak berapa lama dilerai, pelaku masuk ke dalam rumah mengambil pisau. Saat korban hendak mengendarai sepeda motornya, pelaku menghampiri, sehingga keduanya kembali cekcok mulut.

“Pelaku langsung menikam dada sebelah kiri korban. Setelah korban terkapar, pelaku langsung melarikan diri ke arah Sutomo Square,” sebut Hutapea.

Di lokai kejadian, Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Rudi Panjaitan,membenarkan peristiwa penikaman itu. Menurutnya, usai penikaman, pelaku langsung melarikan diri sembari membawa pisau yang dipakai menikam korban.

Hingga saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penikaman. (irfan)