Jelang Natal, Harga Andaliman Normal di Pasar Porsea

Pedagang andaliman di Pasar Porsea, Riduan Aruan saat dikonfirmasi.

Tobasa, Lintangnews.com | Riduan Aruan salah seorang pedagang rempah-rempah di Pasar Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menuturkan, harga andaliman masih berkisar Rp 120.000-150.000 per kilogramnya.

Dengan harga eceran dan menampung dari petani di kisaran Rp 100.000-120.000 per kilogramnya.

“Meski bulan Desember sudah memasuki minggu kedua dan mendekati Hari Natal dan Tahun Baru, namun kami pedagang rempah-rempah di Pasar Porsea seperti andaliman yang merupakan ciri khas bumbu masakan bagi orang Batak, belum berani menaikakan harga,” sebutnya, Minggu (9/12/2018).

Dia mengaku, sampai saat hari ini, Minggu (9/12/2018), stok andaliman masih mencukupi. Ini berbeda dengan tahun lalu, pasokan dari petani mengalami penurunan.

“Selain itu, kami merasa sungkan menaikkan harga disebabkan anak rantau belum maksimal pulang ke kampung halamannya di Tobasa. Maka stok masih mencukupi, sehingga bagaimana kami menaikkan harga,” pungkas Riduan.

Terpisah, salah seorang pedagang rempah-rempah, Ana Sirait yang tinggal di Sirait Uruk Desa Patane I, Kecamatan Porsea, Kabupaten Tobasa mengaku, sampai saat ini harga andaliman masih normal.

“Kita tidak dapat memastikan kenaikan 2 minggu kedepan, tergantung jumlah lonjakan anak rantau yang pulang kampung (mudik) dan pasokan andaliman dari petani,” sebut Ana.

Namun bisa saja kenaikan andaliman malambung tinggi jika, membludaknya anak rantau dan pengunjung wisata ke Tobasa.

Ini mengingat destinasi wisata Danau Toba yang ditetapkan pemerintah lusat, sehingga mungkin harga andaliman menjadi Rp 300.000-500.000 per kilogramnya.

“Semua itu sesuai perkembangan pasar dan stok ketersediaan andaliman dari petani dan jumlah pembeli sangat menentukan naik turunnya harga,” jelas Ana. (asri)