Jembatan Rampung Dikerjakan, Pengguna Jalan Siantar-Tanah Jawa dapat Melintas

Jembatan darurat atau bailey sudah bisa dilalui kendaraan roda 4.

Simalungun, Lintangnews.com | Sejumlah warga pengguna jalan Siantar-Tanah Jawa mengapresiasi kinerja pemerintah.

Ini atas rampung dikerjakannya pembangunan jembatan bailey atau darurat di Pondok 8 Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, kemarin.

Diketahui, jembatan darurat yang terbuat dari baja ringan itu dibangun lantaran terputus totalnya Jalan Provinsi menghubungkan Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar. Dan merupakan jalur utama penghubung Kabupaten Simalungun dengan Kabupaten Asahan.

“Pengerjaan jembatan darurat ini rampung dikerjakan kemarin. Masyarakat pengguna jalan mengapresiasi Pemerintah. Meski masih diberlakukannya buka tutup jalan,” kata Pangulu Nagori Marubun Jaya, Sarinah, Minggu (14/4/2019).

Adapun kerangka besi jembatan darurat itu milik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Utara. Jembatan itu hanya bisa dilewati kendaraan roda 2, 4 dan 6 dengan tonase maksimal 8 ton.

Sedangkan untuk truk bermuatan lebih berat tetap menggunakan jalur alternatif yang ditentukan pihak Polres Simalungun sebelumnya. Ini setelah jalan utama penghubung Kota Siantar-Kabupaten Simalungun ke Kabupaten Asahan terputus total.

Kini akses dari Siantar menuju Tanah Jawa termasuk ke Kecamatan BP Mandoge, Kabupaten Asahan yang terputus akibat tergerus air luapan dari lahan kebun HGU PTPN IV Marihat sudah kembali normal. Warga pun sudah tidak lagi berjalan kaki untuk menyeberang jalan. (zai)