Kadishut Sumut: Enclave Sitahoan Merupakan APL di Luar Kewenangan

Screen shoot video saat TS (baju batik) berada di lahan Sitahoan. 

Simalungun, Lintangnews.com | Terkait ulah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) inisial TS yang melakukan pengrusakan pagar di lahan Enclave Sitahoan, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu tampaknya berbuntut panjang.

Apalagi, TS membawa-bawa institusi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II Pematangsiantar untuk menguasai lahan Enclave Sitahoan.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Herianto saat dikonfirmasi menegaskan, Enclave Sitahoan merupakan areal di luar kawasan hutan negara atau Area Penggunaan Lain (APL) di luar kewenangan Dinas Kehutanan (Dishut).

“Saya nyatakan itu urusan dia pribadi, tidak terkait dengan institusi kehutanan,” sebutnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/6/2022).

Terkait ulah TS, Herianto mengaku, akan menugaskan KPH II Siantar untuk melakukan pemeriksaan internal atas persoalan ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum ASN pada Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) KPH Wilayah II Siantar melakukan pengrusakan pagar milik warga di kawasan Enclave Sitahoan.

Lilis Suryani Daulay sebagai pemilik lahan dan pagar yang dirusak di Enclave Sitahoan, Jumat (17/06/2022), menyampaikan rasa kesalnya terhadap pengerusakan itu. Apalagi yang melakukan oknum ASN.

Diketahui TS bertugas di KPH Wilayah II Siantar pada Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan. (Elisbet)