Kebijakan Lelang Jabatan Jelang Berakhirnya Jabatan Wali Kota Siantar Dipertanyakan

Balai Kota Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) eselon II di lingkungan Pemko Siantar menjadi pertanyaan sejumlah pihak.

Apalagi lelang jabatan dilakukan menjelang berakhirnya menjelang berakhirnya masa bhakti Wali Kota, Hefriansyah.

“Kenapa baru sekarang Wali Kota melakukan lelang jabatan, seharusnya dilakukan jauh hari sebelumnya. Sehingga wajar dipertanyakan ada kepentingan apa lelang JPTP di lingkungan Pemko Siantar dilakukan jelang masa bhakti Wali Kota Hefriansyah berakhir,” sebut Azis Nasution selaku Sekretaris Forum Peduli Kebijakan Publik, Kamis (17/6/2021).

Azis memaparkan dari informasi yang diperoleh pelaksanaan lelang jabatan JPTP dilakukan pasca keluarnya surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait permintaan kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk memberhentikan jabatan Wali Kota dan memproses pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.

Indikasi adanya kepentingan kata Aziz semakin kuat, karena proses lelang jabatan dilakukan tidak sampai 1 bulan dibuka pendaftaran tanggal 16 Juni 2021 dan penetapan hasil seleksi tanggal 7 Juli 2021.

“Terkesan dilakukan terburu-buru, padahal jabatan yang dilelang sudah lama kosong,” tutur mahasiswa tingkat akhir ini.

Dalam hal ini, dirinya mengajak Hefriansyah untuk tidak meninggalkan persoalan baru setelah berakhirnya masa jabatannya nanti.

“Hal ini kita rasa perlu, agar menciptakan image yang baik bagi Hefriansyah. Jika tetap dipaksakan, ada kesan negatif yang muncul nantinya,” tuturnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Heryanto Siddik menyampaikan, Pemko Siantar telah membentuk Panitia Seleksi (Pansel).

Menurutnya, Ketua Pansel terbuka JPTP dipercayakan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Muhammad Fitriyus.

Seperti diketahui, untuk JPTP yang akan diisi melalui lelang jabatan terdiri Staf Ahli Wali Kota bidang Kemasyarakatan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, Inspektur aerah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD), Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). (Elisbet)