Kemacetan Semakin Parah, Ini Solusi yang Harusnya Dilakukan Dishub Siantar

Kemacetan yang terjadi di simpang Jalan Sibolga SMP Negeri 12.

Siantar, Lintangnews.com | Kemacetan menjadi pemandangan setiap harinya di Kota Siantar. Selain di pusat kota, kini berbagai lokasi menjadi langganan macet, khususnya di depan sekolah.

Amatan Lintangnews.com, Senin (10/9/2018) tampak kemacetan terjadi di sejumlah sekolah seperti di depan sekolah Taman Siswa Jalan Kartini, Kecamatan Siantar Barat, SMP Negeri 2 Jalan Brigjend Rajamin Purba, SMP Negeri12  Jalan Sibolga dan sejumlah sekolah lainnya.

Namun sayangnya keberadaan petugas pengatur lalu lintas sangat minim, bahkan nyaris tak ada. Apalagi saat pulang sekolah dan pagi hari. Sehingga kemacetan panjang pun terjadi,terkadang diisi dengan makian dari pengendara.

Menanggapi hal ini, mantan Kepala Dinas  Perhubungan (Kadishub) Kota Siantar, Viktor Sirait saat dikonfirmasi, meminta agar Pemko Siantar segera menyelesaikan persoalan kemacetan itu.

Lanjutnya, selain kemacetan di berbagai tempat ini, keberadaan angkutan pedesaan yang datang dari Kabupaten Simalungun dengan leluasa beroperasi di inti kota menjadi salah satu sumber kemacetan. Ini ditambah lagi dengan dengan leluasanya truk melintas di inti kota.

Ia menyampaikan, agar Pemko Siantar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) segera meningkatkan rekayasa dan management lalu lintas. Termasuk mengaktifkan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Untuk keberadaan angkutan pedesaan dari Simalungun yang bebas beroperasi di inti kota perlu pemasangan rambu dan pembangunan traffic light di beberapa lokasi, seperti di Persimpangan Jalan Sisingamangaraja Simpang Dua. Selain itu, perlu juga pengaturan lintasan mobil barang dan penetapan zona parkir di tepi jalan umum,” tutupnya. (elisbet)