Ketua Komisi I Ngaku Tak Tau Adanya Pemindahan Lokasi Tugu Sangnaualuh

RDP DPRD Siantar dengan Gamis di ruangan rapat gabungan komisi.

Siantar, Lintangnews.com | Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Gerakan Masyarakat Islam Siantar (Gamis) dengan DPRD Siantar, terungkap tak ada kepastian apakah pembangunan Tugu Sanganaualuh akan diberhentikan atau tidak.

“Tolong pembangunan tugu itu diberhentikan, kemarin saya sudah telepon panitia terkait hal ini,” sebut Hendro Susilo selaku Koordinator Aksi Gamis, Jumat (30/11/2018).

Disinggung soal pembangunan Tugu Sangnaualuh yang sebelumnya telah disepakati di Taman Bunga (Lapangan Merdeka), dan ternyata dibangun di Lapangan Merdeka, Hendro mempertanyakan hal ini kepada DPRD Siantar.

“Apakah Pemko Siantar sebelumnya telah berkoordinasi DPRD Siantar terkait pemindahan lokasi pembangunan tugu Sangnaualuh. Karena ada surat beredar dari Wali Kota yang berisi pemindahan pembangunan Tugu Sangnaualuh,” tanyanya.

Menjawab hal ini, Hotman Kamaludin Manik selaku Ketua Komisi 1 mengaku tak tau dan tak pernah mengetahui adanya surat yang dimaksud.

“Jujur saya pribadi tak tau adanya surat yang dikeluarkan Wali Kota,” tuturnya sembari memastikan bahwa salinan rekomendasi dari Komisi 1 DPRD Siantar akan diberikan sore itu juga.

Hanya saja, Hotman mengaku pihaknya hanya sebatas mengupayakan tuntutan dari Gamis agar memindahkan Tugu Sangnaualuh. “Prinsipnya kami setuju dan akan upayakan, namun bukan pemutus. Selanjutnya, kita serahkan kepada Ketua DPRD,” ucapnya.

Dalam RDP itu hadir sejumlah anggota Komisi 1 DPRD Siantar seperti, Efendy Siregar dan yang lainnya, serta Hendra Pardede selaku Ketua Komisi III. Sementara itu, dari Gamis tampak dihadiri Muktar Efendi Tarigan, Armaya Siregar, Samsudin Harahap serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Sebelum melakukan RDP, puluhan masyarakat dari Gamis melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD dan Wali Kota Siantar. Tak lama berunjuk rasa sejumlah anggota DPRD Siantar tampak mendatangi para pengunjuk rasa.

Dalam orasinya, Hendro Susilo mengklaim puluhan masyarakat yang hadir berunjuk rasa merupakan warga Siantar, sehingga berhak untuk memprotes kebijakan yang diduga menyalahi.

“Kami bukan menolak pembangunan Tugu Sangnaualuh, namun kami meminta agar tugu dipindahkan dari Lapangan Adam Malik,” tandasnya. (elisbet)