Ketua PN Siantar Vonis Ringan Terdakwa Narkoba Hingga Berubah Pasal

Terdakwa saat keluar dari ruang sidang PN Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Ketua Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rosihan Juriah Rangkuti didampingi Wakil Ketua Danar Dono dan hakim anggota M Iqbal memvonis rendah terdakwa kasus narkotika, Jhon Prianto Purba (21).

Dalam persidangan majelis hakim menyatakan terdakwa melanggar pasal 127 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan menjatuhkan hukuman penjara 2 tahun 6 bulan, Kamis (20/12/2018).

Pantauan, di ruang sidang utama terlihat Ketua Pengadilan tidak sepakat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang sebelumnya. Diduga ada main mata di balik sidang putusan itu.

Atas putusan itu, terlihat terdakwa bernafas lega yang sebelumnya dituntut 6 tahun penjara oleh JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar.

Sebelumnya, pada sidang agenda tuntutan, Selasa (11/12/2018) menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama 6 tahun penjara dikurangi masa penahanan yang telah dijalani terdakwa.

“Ada pun denda yang harus dibayar terdakwa sebesar Rp 800 juta subsideir 6 bulan penjara,” kata JPU, Henny A Simandalahi ketika membaca tuntutan.

Jaksa menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana  pemufakatan jahat memiliki atau menguasai narkotika golongan I sebagaimana dimaksud dalam dakwaan kedua pasal 112 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009.

Mendengar hal itu, terdakwa Jhon Purba dengan didampingi kuasa hukumnya Erwin Purba, meminta kepada majelis hakim untuk pikir-pikir selama 7 hari terhadap tuntutan tersebut.

Dalam pemberitaan sebelumnya, petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar saat menangkap terdakwa, berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 1 buah kotak rokok Sampoerna berisi 1 lembar tisu yang digulung berisi 2 paket narkotika jenis sabu, 2 buah plastik klip kosong dan 1 unit handphone (HP) merk Nokia. (irfan)