Kinerja Direksi PDAM Tirtauli Dinilai Tak Becus, Ini Buktinya

Bak kamar mandi warga menjadi berkarat akibat air dari PDAM Tirtauli yang hitam.

Siantar, Lintangnews.com | Warga yang menjadi pelanggan PDAM Tirtauli Kota Siantar terpaksa menelan kekecewaan dan bersusah payah, karena penyaluran air di Jalan Widodo, Nagori Karang Sari, Kabupaten Simalungun memprihatinkan.

Bagaimana tidak, hampir sebulan kondisi air di setiap rumah masyarakat berubah jadi hitam dan berkarat karena pipa pendistribusian yang berasal dari Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar.

“Bahkan masyarakat terpaksa harus membeli kimia pembersih karat agar bak mandi yang menampung air menjadi bersih. Apabila tidak menggunakan kimia pembersih, maka tak bisa dibersihkan dinding-dinding bak mandi milik masyarakat menjadi berkarat,” sebut salah seorang pelanggan PDAM Tirtauli, Erwinsyah Putra Saragih saat berbincang-bincang dengan lintangnews.com, Kamis (27/12/2018).

Erwin menuturkan, persoalan ini sudah pernah disampaikan kepada jajaran Direksi PDAM Tirtauli.

Ternyata mendapat laporan masyarakat, pihak PDAM mengutus salah seorang petugas untuk mengambil sempel air, akan tetapi tetap kondisi air tidak berubah. Justru pengambilan sampel air sudah dilakukan sebulan lalu, namun saat ini kondisi air tidak ada perubahan.

“Masyarakat sudah jenuh dengan kinerja jajaran Direksi PDAM Tirtauli saat ini. Usulah dari masyarakat kepada pak Wali Kota Siantar mohon ditinjau kembali. Mampu kah memimpin, kalau tidak sanggup, agar jajaran Direksi diganti saja,” tandasnya merasa kecewa.

Ternyata keluhan mengenai buruknya pelayanan PDAM Tirtauli disampaikan salah seorang warga Jalan Melanthon Siregar Gang Nangka, Kecamatan Siantar Marihat, Fandi Simanjuntak.

Dia mengaku baru komplain ke kantor PDAM Tirtauli, karena air di rumahnya sudah sebulan tak mengalir.

“Luar biasa memang PDAM Tirtauli. Saya baru ke kantor PDAM Tirtauli untuk komplain dengan masalah matinya air,” ujar Fandi.

Menurutnya, persoalan matinya air itu sudah dialami sejak bulan November lalu dan berlanjut hingga Desember ini.

“Mulai bulan November air sudah mati. Bulan ini lebih fatal 1 harian penuh, air yang kami terima hitam, ngeri kali itu,” tutupnya.

Sayangnya, Berliana Napitupulu salah satu jajaran Direksi PDAM Tirtauli saat dikonfirmasi enggan memberi tanggapan atas keluhan pelanggan itu. (red)