Kondisi Kamar Mandi dan Ruang Inap Persiapan RS Negeri Lama Bilah Hilir Mempihatinkan

Kondisi kamar mandi di RS Negeri Lama Bilah Hilir.
Kondisi kamar mandi di RS Negeri Lama Bilah Hilir.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Persiapan Rumah Sakit (RS) Negeri Lama Bilah Hilir, Kabupaten  Labuhanbatu menjadi pembicaraan masyarakat.

Pasalnya kamar mandi dan ruang inap pasien sangat memprihatikan, sehingga perlu rehap yang sebenar-benarnya. Ini agar tidak membawa virus kepada pasien yang dirawat, serta menjadi contoh bahwa kebersihan dan kesehatan itu berharga bagi manusia yang ditunjukkan pada para tenaga medis yang bekerja di RS itu.

Pantauan wartawan, Selasa (18/9/2018) langsung meninjau ke kamar mandi dan ruang rawat dengan dampingi Suprapto sebagai pegawai Puskesmas Negeri Lama , terlihat cat dinding sudah luntur, tidak adanya penampung air terkesan jorok dan kotor.

Laporan  pasien yang pernah dirawat, menyampaikan kekesalan pada RS Negeri Lama mengenai kamar mandi kotor, tidak ada air dan penampung.

Begitu juga ruang inap pasien, gorden jendela tidak tertutup semua. Ini karena kaca jendela ada pecah dan belum diperbaiki. Termasuk tempat tidur yang perlu ditukar dan penambahan asesoris ruangan inap agar pasien tidak stres.

‘Apa yang disampaikan pasien itu benar dan kita juga sudah membuat laporan baik secara tertulis atau lisan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Labuhanbatu, Camat dan Lurah bagaimana mengatasi khususnya air di RS,” sebut Suprapto.

Kepala Puskesmas Negeri Lama, Anggiat Simanjuntak.

Dia juga menuturkan, sebagai pelanggan PDAM Negeri Lama, airnya tidak deras masuk ke ruangan rawat inap, walaupun menggunakan mesin penyedot.

Kepala Puskesmas (Kapus) Negeri Lama, Anggiat Simanjuntak menjelaskan adanya kesulitan air itu. Bahkan, air yang masuk ke kamar mandi, debitnya cukup kecil. Sementara pihaknya sudah menggunakan air PDAM.

“Kalau tentang  kamar mandi itu belum pernah direhab, makanya terlihat kotor dan cat sudah kusam. Saya juga menyampaikan ke Dinkes Labuhanbatu untuk dana rehab kamar mandi, asesoris ruang inap pasien dan penggantian tempat tidur,” sebut Anggiat.

Sedangkan untuk ruang inap diketahui dananya belum ada. Namun pihaknya bermohon pada Dinkes Labuhanbatu dengan segera merehab kamar mandi dan ruang inap pasien.

“Nanti saya bersama anggota akan menjumpai pimpinan PDAM Negeri Lama untuk segera mencek bagaimana air bisa deras masuk ke ruang inap,” sebut Anggiat. (sofyan)