KPUD Asahan Sebut Beberapa Perubahan Berkampanye di Masa Pandemi Covid-19

Komisioner KPUD Asahan, Samiun Sembara Marpaung.

Asahan, Lintangnews.com | Adanya beberapa perubahan dalam berkampanye yang dilakukan calon kepala daerah di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nantinya.

Seperti kampanye tatap muka yang dibatasi, kampanye debat publik calon tidak boleh membawa massa dan kemungkinan besar kampanye akbar ditiadakan di masa pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Komisioner KPUD Asahan, Samiun Sembara Marapaung mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini ada perubahan dalam berkampanye bagi calon kapala deerah.

“Diperkirakan akan ada perubahan kampanye di Pilkada tahun 2020 ini, seperti kampanye akbar ditiadakan, debat publik dimana para calon tidak boleh mendatangkan massa dan kampanye tatap muka dibatasi,” ungkap Divisi SDM Partisipasi Masyarakat (Parmas) ini kepada Iintangnews.com. Kamis (18/6/2020) di kantornya.

Samiun menuturkan, seperti kampanye tatap muka, dimana calon membuat pertemuan, maka diberikan kesempatan masing-masing 3 kali untuk berkampanye.

“Kampanye tatap muka itu diberikan KPUD Asahan sebanyak 3 kali oleh masing-masing calon,” ujarnya.

Dia menjelaskan, waktu kampanye akan dimulai pada tanggal 26 September sampai 5 Desember 2020. Di mana para calon yang menggelar kampanye wajib mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Massa yang hadir pada saat kampanye berserta calon kepala daerah wajib menjalankan protokol kesehatan yang telah ditentukan,” ungkap Samiun. (Heru)