KPUD Siantar Optimis Partisipasi Pemilih Meningkat di Pemilu 2019

Ketua KPUD Siantar Daniel Sibarani bersama Nurbaiyah Siregar saat melakukan sosialisasi di salah satu SMK Swasta beberapa waktu lalu.

Siantar, Lintangnews.com | Untuk mengatasi golongan putih (golput) dalam Pemilu 2019 yang tinggal hanya hitungan bulan, KPUD Siantar giat lakukan kegiatan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

Hal ini disampaikan Ketua KPUD Siantar, Daniel Manompang Dolok Sibarani saat ditemui diruangan kerjanya, Rabu (26/12/2018) didampingi 2 Komisioner lainnya yakni Nurbaiyah Siregar dan Gina Ruthefefiliana Ginting.

Daniel menututkan, untuk meningkatkan partisipasi pemilih khususnya pemilih pemula, pihaknya melakukan road show ke kampus-kampus di Siantar.

“Sampai saat ini ada 2 kampus yang telah kita jalani di Siantar diantaranya, Sekolah Tinggi Akuntansi dan Manejemen Indonesia Murni Sadar,” sebut Daniel.

Dia juga menuturkan, pihaknya merencanakan tahun depan untuk bersosialisasi di Universitas Simalungun (USI) dan Universitas HKBP Nommensen (UHN) Siantar. Selain itu, KPUD Siantar juga telah lakukan sosialisasi di tingkat SMA.

“Mengingat Pemilu 2019 ini merupakan Pemilu Serentak pertama yang menggabungkan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dengan Pemilihan Legislatif (Pileg), kita berharap masyarakat tidak melewatkan kesempatan pesta demokrasi yang berlangsung bulan Februari nanti,” harapnya.

Pihaknya optimis akan meningkatkan partisipasi pemilih, dari 70,12 persen partisipasi pemilih di Pemilu tahun 2014. Apalagi persentase pemilih pemula cukup tinggi yakni di seputaran angka 10.000 jiwa.

Daniel juga menerangkan, pihaknya turut menjelaskan kepada masyarakat terkait model penghitungan pemilu kali ini yang sedikit berbeda karena memakai model Bilangan Pembagi Tetap (BPT).

Selain melakukan program ‘KPU Goes to Campus’, ditambahkan Nurbaiyah Siregar yang membidangi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, KPUD Siantar juga lakukan sosialisasi kepada warga lewat perkumpulan-perkumpulan seperti arisan ataupun panguyuban.

Menurut Nurbaiyah, kesadaran memakai hak pilih salah satu yang disampaikan pada masyarakat.

“Kita juga menyampaikan tata cara pemungutan suara, tata cara mencoblos, contoh surat suara sah dan tidak sah. Selain itu, kita juga menyampaikan apa itu Pemilu dan siapa yang menjadi pemilih. Hasil dari pertemuan ini kita berharap agar masyarakat menjadi pemilih yg aktif dan cerdas,” tandasnya. (elisbet)