LPM-USI Gelar Workshop, Rektor: Kegiatan Menciptakan dan Meningkatkan Kualitas Penulisan Buku Berstandar

Rektor USI, Corry Purba menyampaikan sambutannya.

Siantar, Lintangnews.com | Untuk meningkatkan kemampuan penulisan sebuah karya buku, Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Simalungun (LPM USI) menggelar workshop penulisan buku berstandar International Standard Book Number (ISBN), bertempat di Aula Pasca Sarjana, Sabtu (5/12/2020).

Dalam pembukaan kegiatan itu, Rektor USI Corry Purba menyampaikan, harapannya agar workshop penulisan buku ini dapat terus dilakukan, sehingga setiap Dosen di USI percaya diri dengan bekal teknik dalam menciptakan karya-karya bukunya.

“Kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala agar dapat menciptakan dan meningkatkan kualitas dalam penulisan buku berstandar, dengan keyakinan USI dapat mendistribusikan karya-karya penulisan buku ber ISBN,” sebut Corry.

Sementara itu, Ketua LPM-USI, Marulam Simarmata mengatakan, kegiatan ini terlaksana sesuai peraturan Undang-Undang (UU), bahwa setiap Perguruan Tinggi, maka Dosen diwajibkan menulis buku ajar atau teks yang diterbitkan, sesuai UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi dan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta sejumlah regulasi yang dikeluarkan Kemenristek dan Dikti.

“Nantinya setiap Fakultas akan difasilitasi 1 judul tulisan. Dan referensi managernya, diharapkan koordinasinya kepada setiap Fakultas untuk memberikan tulisannya. Karena contoh outline sudah kita sampaikan, jadi ada 6 buku yang akan diterbitkan,” tuturnya.

Janner Simarmata selaku pemateri mengutarakan, seorang Dosen diharuskan percaya diri menciptakan sebuah karya tulisnya yang diciptakan perseorangan atau kelompok, akan menjadi sebuah referensi untuk mahasiswa-mahasiswi.

“Setiap Dosen diharapkan untuk memiliki kesadaran akan pentingnya menulis jangan takut untuk menulis asal kita jujur dalam sebuah tulisan yang kita tulis itu,” ucap Janner.

Dia menyebutkan, buku ajar adalah bagian dari kelengkapan atau sarana pembelajaran yang memiliki misi menghantarkan materi sesuai dengan kurikulum dan silabus.

“Sedangkan buku teks merupakan buku rujukan dalam lingkup disiplin ilmu yang bersifat lebih luas dan dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak kalangan, seperti peneliti, pengamat atau peminat,” tandas Janner. (Elisbet)