Mahasiswa USI Kecam Tindakan Refresif Terhadap Rekannya di Medan

Suasana diskusi mahasiswa USI.

Siantar, Lintangnews.com | Tindakan refpresif aparat terhadap mahasiswa di Medan pada saat aksi yang baru terjadi kemarin mendapat kecaman dari mahasiswa Universitas Simalungun (USI).

“Kami mengecam tindakan arogansi aparat kepada mahasiswa di Medan dan akan melakukan konsolidasi dengan mahasiswa di Siantar. Ini hasil dari diskusi Forum Mahasiswa USI (Formasi),” sebut Ketua  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi, Prayoga Pangestu usai melakukan diskusi bersama puluhan mahasiswa, Sabtu (22/9/2018).

Dalam diskusi disimpulkan tindakan kekerasan yang dilakukan aparat Kepolisian merupakan suatu tindakan kekerasan yang bertentangan azas berdemokrasi.

Prayoga menilai tindakan kekerasan yang dilakukan tidak mencerminkan keprofesionalan pihak Kepolisian sebagai pengayom masyarakat dengan memunculkan ketakutan bagi masyarakat dari aksi kekerasan kepada aksi masa mahasiswa.

“Dengan kejadian ini mahasiswa tidak saja mendapat kekerasan fisik, namun juga psikogis akibat video kekerasan yang beredar di sosial media. Untuk itu kami akan mengajak mahasiswa membentuk Aliansi Mahasiswa Siantar dan melakukan aksi,” ucapnya Prayoga membacakan hasil diskusi.

Disampaikannya, sesuai rencana aksi akan dilakukan usai melakukan diskusi bersama dengan beberapa perguruan tinggi di Siantar.

“Untuk itu, diskusi akan dilanjutkan pada Senin (24/9/2018) di Fakultas Hukum USI. Kedepannya diskusi akan melibatkan BEM se Kota Siantar dan organisasi kemahasiswaan lainnya,” tutup Prayoga.

Seperti diketahui, diskusi berlangsung di ruangan Fakultas Ekonomi. Diskusi dibuka oleh Ketua  BEM Fakultas Ekonomi, Prayoga Pangestu. Hadir pula perwakilan BEM dan UKM USI. (elisbet)