Melempem, Banggar DPRD Simalungun Rasionalisasikan Anggaran TMMD Rp 5 Miliar

Suasana rapat Banggar DPRD Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Melempem, akhirnya Badan Anggaran (Banggar) DPRD Simalungun merasionalisasi anggaran untuk kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) sebesar Rp 5 miliar dari Rp 10 miliar yang sebelumnya diajukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPPR).

Pasalnya, pada pembahasan sebelumnya, sejumlah anggota Banggar bersikukuh untuk tidak menyetujui. Bahkan salah satu anggota Banggar, Dadang Pramono sempat menyerukan seluruh anggaran fisik Dinas PUPR diserahkan pengelolaannya ke TMMD.

Itu setelah Kadis PUPR, Beni Saragih, Rabu (7/11/2018) menyatakan Pemkab Simalungun jauh lebih d untungkan oleh TMMD. Dengan alasan, proyek peningkatan atau perbaikan jalan yang dikerjakan jauh lebih baik dari pihak rekanan.

Terkait dirasionalisasinya anggaran untuk kegiatan TMMD sebesar Rp 5 miliar itu dipaparkan pimpinan rapat Banggar, Timbul Jaya Sibarani, Senin (12/11/2018) setelah mencabut kembali skor yang sebelumnya disepakati selama 20 menit.

“Maka pembangunan stadion itu dipending dulu. Dan tetap disitu anggarannya, tetap di Dinas PUPR. Dan kemudian, di BKD kita tinggal Rp 7 miliar. TMMD Rp 5 miliar. Jadi saya fikir sudah adalah kesepakatan yang bagus nanti,” kata Timbul Jaya.

Dia juga menuturkan, Banggar mempercayakan kepada eksekutif untuk dishare atau dibagi-bagikan sebagaimana harapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nantinya. Itu melihat karena tidak bisa dituntaskan saat ini.

“Apakah sudah dapat kita setujui dengan informasi demikian? Sudah dapat kita setujui KUA-PPAS ini,” ulang Timbul Jaya meminta jawaban setuju dari anggota Banggar.

“Artinya tadi stadion kita batalkan. Rumah dinas?,” sebut anggota Banggar, Suhadi setelah interupsi pimpinan. “Sudah ada itu,” kata Timbul Jaya, menyakinkan. “Dapat kita setujui karena waktu,” tanya Timbul Jaya. “Setuju,” sahut sejumlah anggota Banggar.

Lalu politisi Partai Golkar, Timbul Jaya mengetuk meja yang ada di depannya pertanda sudah adanya persetujuan.

“Maka kami mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu anggota dewan terhormat dan seluruh eksekutif. Dengan demikian, penjelasan KUA-PPAS sudah dapat kita sepakati. Apa yang menjadi harapan kita semua sudah terakomodir, khususnya yang tiga ini. Maka dengan demikian, karena waktu,” sebut Timbul Jaya.

“Jadi saya fikir kita bolehlah beranjak ke ruang paripurna untuk melakukan penandatanganan. Maka dengan demikian, rapat Banggar pembahasan KUA dan PPAS dengan persetujuan kita bersama kita tutup secara resmi pukul 14 lewat 25 menit,” tutup Timbul Jaya. (zai)