Modus Sebagai Penumpang, Supir Grab Dianiaya

Petugas Polsek Perdagangan saat mengamankan tersangka.

Simalungun, Lintangnews.com | Gagal merampok supir Grab, Esron Napitu membuat Rendi (17) warga Huta 2 Kampung Turunan, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun diciduk Polsek Perdagangan dari Jalan Cipto, Kota Siantar pada Kamis (15/11/2018) dini hari.

Peristiwa yang dialami warga Jalan Rakutta Sembiring Kota Siantar itu akhirnya dlaporkan ke Polsek pada Selasa (13/11/2018).

Kapolsek Perdagangan, AKP H Aritonang membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, atas laporan korban, pelaku sudah diamankan dari Jalan Cipto Kota Siantar.

“Sebelumnya pelaku menghubungi korban selaku driver online melalui handphone (HP). Pelaku bersama korban berjanji bertemu di Suzuya Jalan Sutomo, Kota Siantar,” kata Kapolsek.

Keduamya pun sepakat harga ongkos Rp. 239.000 tujuan Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan.

Korban saat mendapatkan perawatan medis.

Sekira pukul 21.30 WIB, korban membawa penumpangnya. Saat itu pelaku duduk di belakang supir (korban) dengan mengenderai mobil Avanza Velos warna putih nomor polisi (nopol) BK 1896 WU dan berangkat dari Kota Siantar sekira pukul 21.30 WIB.

Setibanya di lokasi kejadian, Huta II Nagori Hataran persisnya tempat yang sunyi perladangan, korban meminta ongkos kepada pelaku.

Saat korban meminta ongkos, pelaku mengambil pisau. Pelaku mengatakan kepada korban ini ongkosnya dan langsung menusuk korban dengan pisau berulang kali.

Sehingga korban turun dari mobil dan melakukan perlawanan terhadap pelaku sembari meminta tolong sambil melarikan diri untuk menyelamatkan diri ke rumah warga. (zai)